Jawabanmu

2014-03-24T20:01:53+07:00
1. Bilangan oksidasi unsur bebas selalu nol (0)   yang dimaksud dengan unsur bebas adalah atom itu berdiri sendiri ( Na, Ca, K, Al) atau berikatan dengan sejenisnya (N2, O2, H2, S8, P4) nah merekalah yang disebut unsur bebas.
 

2. Jumlah bilangan oksidasi senyawa netral sama dengan nol (0) senyawa netral adalah gabungan 2 unsur atau lebih yang tidak ada muatannya contoh : H2SO4 ( jumah bilangan oksidasi dari 2 x biloks H + biloks S + 4 x biloks O) = 0) 3. Bilangan oksidasi ion monoatomik sama dengan muatannya conntoh : muatan ion Ca adalah 2+ maka bilangan oksidasinya adalah +2 4. Jumlah Bilangan oksidasi ion senyawa sama dengan muatannya contoh : kita sudah ketahui bahwa SO4 bermuatan 2- maka  jumlah biloks antara biloks S +  4 x biloks O = -2 5. Bilangan Oksidasi unsur F dalam senyawanya selalu -1 6. Bilangan oksidasi logam selalu positif,   golongan I A dalam senyawanya selalu +1 (kecuali H) golongan II A dalam senyawanya selalu +2 Al dalam senyawanya selalu +3 7. Bilangan oksidasi Hidrogen ( H) dalam senyawa biasanya +1 kecuali, dalam senyawa hidrida ( Logam + Hidrogen) maka bilangan oksidasinya -1
8. Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa biasanya -2, kecuali dalam senyawa peroksida bilangan oksidasinya -1 (H2O2, K2O2) dalam senyawa dengan flour bilangan oksidasinya + 2 (OF2) dalam senyawa superoksida ( KO2, NaO2) nah jika dalam soal tidak ada salah satu dari aturan no 5 sampai no 8 maka cara menentukan bilangan oksidasi tiap unsur menggunakan urutan golongan... golongan utama (A) yang diketahui dan yang lain di cari.. golongan IV A biasanya -4 golongan V A biasanya -3 golongan VI A biasanya -2 golongan VII A biasanya -1
jadiin yg terbaik yah
1 5 1