Jawabanmu

2014-03-23T19:41:05+07:00
Untuk memudahkan dalam membedakan hukum yang satu dengan yang lainnya, C.S.T. Kansil, membuat penggolongan hukum seperti berikut : 1. Menurut Sumbernya : Hukum undang-undang; yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.Hukum kebiasaan (adat); yaitu hukum yang terletak di dalam peraturan-peraturan kebiasaan (adat)Hukum traktat (perjanjian), yaitu hukum yang ditetapkan oleh Negara-negara dalam suatu perjanjian antar Negara.Hukum Yurisprudensi; yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim. 2. Menurut Bentuknya : Hukum Tertulis; hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan.Hukum Tidak Tertulis; hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tertulis, namun berlakunya ditaati seperti suatu peraturan perundangan. Hukum tidak tertulis disebut juga sebagai suatu kebiasaan. 3. Menurut Tempat Berlakunya (ruang) : Hukum Nasional; hukum yang berlaku dalam suatu Negara.Hukum Internasional; hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional.Hukum Gereja; kumpulan norma-norma yang ditetapkan.Hukum Asing; hukum yang berlaku dalam Negara lain. 4. Menurut Waktu Berlakunya : Ads by Media ViewAd Options Ius Constitutium (Hukum positif/berlaku sekarang); hukum yang berlaku sekarang bagi masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu (hukum yang berlaku dalam masyarakat pada suatu waktu, dalam suatu tempat tertentu).Ius Constituendum (berlaku masa lalu); hukum yang diharapkan berlaku pada waktu yang akan datang.Antar Waktu (hukum asasi/hukum alam); hukum yang berlaku dimana-mana dalam segala waktu dan untuk segala bangsa di dunia. Hukum ini tak mengenal batas waktu melainkan berlaku untuk selama-lamanya (abadi) terhadap siapapun juga di seluruh tempat. 5. Menurut Cara Mempertahankannya (Tugas & Fungsi) : Hukum Materil (KUH Perdata, KUH Pidana, KUH Dagang).Hukum Formal (Pidana Formal, Perdata Formal). 6. Menurut Sifatnya : Hukum Memakasa (imperative); hukum yang dalam keadaan bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak.Hukum Mengatur (fakultatif/pelengkap); hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian. 7. Menurut Isinya : Hukum Privat/Perdata (hukum pribadi, hukum kekayaan, hukum waris)Hukum Publik (Hukum tata Negara, hukum administrasi Negara, hukum pidana, hukum acara, hukum internasional) 8. Menurut Pribadi : Hukum Satu GolonganHukum Semua GolonganHukum Antar Golongan. 9. Menurut Wujudnya : Hukum Objektif; hukum dalam suatu Negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu.Hukum Subjektif; Hukum yang timbul dari hukum objektif dan berlaku terhadap seorang tertentu atau lebih. Hukum subjektif disebut juga hak.
2014-03-23T19:55:48+07:00
1. Menurut Sumbernya :Hukum undang-undang; yaitu hukum yang tercantum dalam peraturan perundang-undangan.Hukum kebiasaan (adat); yaitu hukum yang terletak di dalam peraturan-peraturan kebiasaan (adat)Hukum traktat (perjanjian), yaitu hukum yang ditetapkan oleh Negara-negara dalam suatu perjanjian antar Negara.Hukum Yurisprudensi; yaitu hukum yang terbentuk karena keputusan hakim.2. Menurut Bentuknya :Hukum Tertulis; hukum yang dicantumkan dalam berbagai peraturan.Hukum Tidak Tertulis; hukum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat, tetapi tidak tertulis, namun berlakunya ditaati seperti suatu peraturan perundangan. Hukum tidak tertulis disebut juga sebagai suatu kebiasaan.3. Menurut Tempat Berlakunya (ruang) :Hukum Nasional; hukum yang berlaku dalam suatu Negara.Hukum Internasional; hukum yang mengatur hubungan hukum dalam dunia internasional.Hukum Gereja; kumpulan norma-norma yang ditetapkan.Hukum Asing; hukum yang berlaku dalam Negara lain.4. Menurut Waktu Berlakunya :Ius Constitutium (Hukum positif/berlaku sekarang); hukum yang berlaku sekarang bagi masyarakat tertentu dalam suatu daerah tertentu (hukum yang berlaku dalam masyarakat pada suatu waktu, dalam suatu tempat tertentu).Ius Constituendum (berlaku masa lalu); hukum yang diharapkan berlaku pada waktu yang akan datang.Antar Waktu (hukum asasi/hukum alam); hukum yang berlaku dimana-mana dalam segala waktu dan untuk segala bangsa di dunia. Hukum ini tak mengenal batas waktu melainkan berlaku untuk selama-lamanya (abadi) terhadap siapapun juga di seluruh tempat.5. Menurut Cara Mempertahankannya (Tugas & Fungsi) :Hukum Materil (KUH Perdata, KUH Pidana, KUH Dagang).Hukum Formal (Pidana Formal, Perdata Formal).6. Menurut Sifatnya :Hukum Memakasa (imperative); hukum yang dalam keadaan bagaimana pun juga harus dan mempunyai paksaan mutlak.Hukum Mengatur (fakultatif/pelengkap); hukum yang dapat dikesampingkan apabila pihak-pihak yang bersangkutan telah membuat peraturan sendiri dalam suatu perjanjian.7. Menurut Isinya :Hukum Privat/Perdata (hukum pribadi, hukum kekayaan, hukum waris)Hukum Publik (Hukum tata Negara, hukum administrasi Negara, hukum pidana, hukum acara, hukum internasional)8. Menurut Pribadi :Hukum Satu GolonganHukum Semua GolonganHukum Antar Golongan.9. Menurut Wujudnya :Hukum Objektif; hukum dalam suatu Negara yang berlaku umum dan tidak mengenai orang atau golongan tertentu.Hukum Subjektif; Hukum yang timbul dari hukum objektif dan berlaku terhadap seorang tertentu atau lebih.