Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-03-22T21:18:49+07:00
Kebijakan Bidang Ekonomi  Portugis Di Indonesia, Portugis pertama kali datang ke Maluku dan diterima baik oleh Sultan Ternate Kebaikan Sultan Ternate sebenarnya mempunyai maksud, yaitu untuk mengurangi ancaman Kerajaan Tidore, menjalin kerja sama dengan Portugis supaya Tidore tidak berani menyerang, sebab mereka bermusuhan sejak lama Situasi ini dimanfaatkan oleh Portugis dengan sebaik mungkin.  Portugis menerima imbalan yang disetujui Sultan Ternate, yaitu: hak monopoli perdagangan  di Kerajaan Ternate
Belanda
Tahun 1602 Belanda memiliki serikat dagang yang bernama VOC (Persekutuan Dagang Hindia Timur) VOC dibentuk untuk mengatasi persaingan antar pedagang2 Belanda. VOC dipimpin oleh De Heren Zeventien & Pieter Both sebagai gubernur jendral pertama. VOC awalnya berpusat di Ambon, tapi sejak kepemimpinan Jan Pieterzoon Coen, pusat VOC dipindah ke Jayakarta yang namanya diubah menjadi Batavia. Kehadiran VOC di Jayakarta menimbulkan persaingan dengan Portugis, namun dengan kelicikannya, VOC berhasil mempengaruhi penguasa Banten untuk mencabut hak dagang Portugis.  Tgl 13 Mei 1619 VOC mendapat hak monopoli penuh di Jayakarta yang saat itu namanya diganti meenjadi Batavia. Bidang Politik Portugis Setelah menguasai salah satu pusat perdagangan di Asia Tenggara, Portugis memperluar kekuasaannya ke Maluku Di Maluku sering terjadi pertentangan seperti : antara Kerajaan Hitu & Seram dan antara Kerajaan Ternate & Tidore Portugis memanfaatkan kesempatan ini untuk memihak salah satu kerajaan tersebut dan menanamkan dominasinya di Maluku.  Portugis mendapat hak monopoli  perdagangan rempah-rempah di Hitu & Ternate karena telah memihak pada kerajaan tersebut.
Belanda Perluasan pengaruh politik VOC umumnya dilakukan dengan berbagai perjanjian yang disebabkan adanya konflik dengan penguasa setempat, antar penguasa (salah satu penguasa minta bantuan VOC), serikat dagang Eropa lainnya. Di Maluku VOC mengadakan perjanjian dengan kerajaan Hitu & Ternate untuk menghadang pengaruh Portugis, serta memaksa penguasa Ternate untuk menandatangani perjanjian yang mengakui kekuasaan VOC. Di Jawa VOC mempengaruhi penguasa Banten untuk menanamkan dominasinya di kerajaan tersebut.  VOC mengubah nama Jayakarta menjadi Batavia sesuai dengan nama bentengnya. VOC memaksa kerajaan Mataram untuk mengakui kekuasaannya dengan Perjanjian Giyanti (1755) & Salatiga (1757) Di Sulawesi VOC memaksa Kerajaan Gowa menandatangani Perjanjian Bongaya.  Dengan semua ini, VOC telah menanamkan pengaruh hingga ke daerah2 di Nusa Tenggara.


2014-03-22T21:33:36+07:00
Kalau belanda VOC kalau portugis bangsa eropa