Jawabanmu

2017-01-26T23:53:50+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.

Halo  Shaftriyantiyunita!

Peta adalah gambaran permukaan bumi dalam bidang datar. Peta merupakan salah satu alat untuk mengenal bentang alam di permukaan bumi. Pada peta kenampakan alam disajikan dalam bentuk simbol dan warna. Berbagai bentang alam di permukaan bumi antara lain gunung, bukit, lembah, sungai, dan dataran. Fungsi peta antara lain adalah untuk dapat memahami keadaan fisik dan geografis suatu tempat, media mengetahui keberadaan dan juga keadaan permukaan bumi, gambaran tinggi dan rendah suatu daerah (topografi), penyebaran penduduk, curah hujan, penyebaran batuan (geologi), penyebaran jenis tanah, mengerahi bentuk relief bumi di suatu tempat, dll.


Interpretasi peta adalah kegiatan membaca, menafsirkan, memahami simbol-simbol yang ada pada peta dan hubungannya dengan simbol-simbol lainnya. Dari sebuah proses penafsiran peta tersebut seseorang dapat mengetahui bentuk relief dari suatu permukaan bumi yaitu tempat / wilayah, baik itu wilayah dasar laut maupun wilayah daratan.


Berikut di bawah ini adalah beberapa jenis interpretasi dalam peta, antara lain:

1.     Interpretasi Relief Muka Bumi. Membaca dan memahami peta topografi merupakan salah satu cara untuk mengenali berbagai kenampakan alam. Pada peta topografi, perbedaan relief muka bumi ditampilkan dalam bentuk simbol dan garis kontur. Garis kontur adalah garis yang menghubungkan tempat-tempat di permukaan bumi yang memiliki ketinggian yang sama. Tiap garis kontur memiliki jarak atau interval yang sama. Garis kontur yang tidak rapat menunjukkan tingkat kemiringan lereng landai. Sebaliknya, garis kontur yang rapat menunjukkan tingkat kemiringan lereng yang curam. Perbedaan ketinggian pada garis kontur biasanya dalam satuan meter. Nilai contour interval (Ci) di setiap peta tidak sama. Nilai Ci dapat dihitung berdasarkan skala peta.
2.     Interpretasi Kenampakan di Daerah Pesisir. Bentuk dari garis pantai dan garis kontur dapat membantu kita mengidentifikasi berbagai kenampakan alam yang terbentuk di daerah pesisir. Dengan interpretasi ini kita dapat mengenali terjadinya erosi kenampakan alam di pesisir dengan terbentuknya tanjung dan teluk. Kedua kenampakan alam tersebut dapat dikenali dari peta topografi yang memiliki garis pantai yang tidak teratur. Bagian dari laut yang menjorok ke darat disebut teluk. Daratan yang menjorok ke laut disebut tanjung. Selain erosi, di daerah pesisir juga terjadi proses sedimentasi. Proses ini akan membentuk kenampakan alam berupa beting atau gosong. Beting atau gosong adalah endapan pasir yang terbentuk pada laut dangkal agak jauh dari pantai. Selain beting, kenampakan lain yang terbentuk adalah spit, yaitu seperti beting, tetapi tersambung dengan daratan. Pantai juga terbentuk di daerah pesisir. Selain tanjung, berbagai kenampakan alam di pesisir di atas terbentuk di daerah yang rendah.
3.     Interpretasi Daerah Aliran Sungai. Daerah aliran sungai (DAS) merupakan daerah yang mengalirkan air hujan yang jatuh di atasnya melalui jaringan sungai menuju sungai utama sebagai saluran keluarnya. Antara DAS yang satu dengan lainnya dipisahkan oleh batas daerah tangkapan air hujan yang berupa punggung/igir pegunungan atau tempat-tempat yang lebih tinggi dari sekitarnya. Di sepanjang aliran sungai dari daerah hulu ke hilir akan terbentuk berbagai kenampakan alam berupa lembah, air terjun, dataran banjir, meander, danau tapal kuda, dan delta. Berbagai kenampakan tersebut dapat kamu kenali dalam peta topografi.

 

Penafsiran peta yang dimaksud dapat dilakukan pada peta umum dan peta khusus.

1.      Peta Umum. Peta umum adalah peta yang dibuat berdasarkan kenampakan umum. Langkah -langkah sebelum menginterpretasikan peta umum adalah sebagai berikut:

2.      Peta khusus. Contoh peta khusus adalah peta topografi. Peta topografi adalah peta yang menggabarkan tinggi rendahnya muka bumi sehingga seseorang dapat mengetahui ketinggian suatu tempat secara akurat.


Relief / bentuk  permukaan bumi dapat digambarkan pada peta dengan cara sebagai berikut:

1.     Pada peta udara dan peta topografi yang direproduksi dari foto udara biasanya diberi bayangan.

2.     Pada atlas, peta administrasi, dan bagan diberi arsiran.

3.     Pada atlas diberi warna yang berbeda-beda.

4.     Pada peta topografi perbedaan ketinggian ditampilkan dengan garis kontur.

 

Demikian jawaban dari saya, semoga bermanfaat.

NB: Maaf jika jawaban saya kurang rapi dikarenakan kesalahan sistem dalam situs ini yang sedang dalam perbaikan.