Jawabanmu

2014-03-21T04:41:03+07:00
-Menyaring zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah
-Mempertahankan keseimbangan cairan tubuh
-Menjaga tekanan osmosis dengan cara mengatur keseimbangan garam-garam dalam tubuh
-Mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine
-Mengeluarkan sisa-sisa metabolisme seperti urea, kreatinin, dan amonia
-Menghasilkan hormon erythropoetin yang berperanan dalam membantu pembuatan sel darah merah
-Mengaktifkan vitamin D untuk memelihara kadar kalsium darah dan kesehatan tulang
Ginjal merupakan salah satu organ dari tubuh manusia yang termasuk dalam sistem ekskresi, organ-organ lain dari sistem ekskresi adalah hati, paru-paru dan kulit. Ginjal terletak pada dinding posterior abdomen, terutama di daerah lumbal, di sebelah kanan dan kiri tulang belakang, dibungkus lapisan lemak yang tebal, di belakang peritoneum, dan karena itu di luar rongga peritoneum.
Kedudukan ginjal dapat diperkirakan dari belakang, mulai dari ketinggian vertebra lorakalis sampai vertebra lumbalis ketiga. Ginjal kanan sedikit lebih rendah dari kiri, karena hati menduduki ruang banyak di sebelah kanan. Bentuknya seperti kacang merah, berjumlah sepasang dan terletak di daerah pinggang. Ukurannya kira-kira 11x 6x 3 cm. Beratnya antara 120-170 gram. Ginjal menyaring bahan limbah dari darah dan mengeluarkannya bersama urin.

Secara fisiologis ginjal berfungsi mempertahankan keseimbangan asam basa di dalam darah ( electrolyte balance ) dengan jalan membuang metabolit dan bahan-bahan yang tidak berguna lagi dari darah. Mula- mula penyaringan dari darah dilakukan pada glomerulus, kemudian diulangi pada tubulus kontraktus 1 ( tubulus proksimalis ) sehingga terdapat keseimbangan garam-garam dalam darah. Hasil akhir penyaringan tersebut adalah urine yang akhirnya keluar dari ureter.

Bagian bagian ginjal dan fungsinya
1. Korteks ( bagian luar )

Bagian terluar dari ginjal antara kapsul ginjal dan medula ginjal. Pada orang dewasa, membentuk zona luar kontinyu mulus dengan sejumlah proyeksi (kolom kortikal ) yang memperpanjang turun antara piramida . Ini berisi sel-sel ginjal dan tubulus ginjal kecuali untuk bagian lengkung henle yang turun ke medula ginjal. Hal ini juga berisi pembuluh darah dan saluran pengumpil kortikal.
Bagian korteks ginjal mengandung banyak sekali nefron ± 100 juta sehingga permukaan kapiler ginjal menjadi luas, akibatnya perembesan zat buangan menjadi banyak.

Setiap nefron terdiri atas badan Malphigi dan tubulus (saluran) yang panjang. Pada badan Malphigi terdapat kapsul Bowman yang bentuknya seperti mangkuk atau piala yang berupa selaput sel pipih. Kapsul Bowman membungkus glomerulus. Glomerulus yaitu Kumpulan pembuluh darah halus yang berasal dari nadi ginjal. Glomerulus berbentuk jalinan kapiler arterial. Tubulus pada badan Malphigi adalah tubulus proksimal yang bergulung dekat kapsul Bowman yang pada dinding sel terdapat banyak sekali mitokondria. Tubulus yang kedua adalah tubulus distal. Tubulus distal yaitu tubulus yg jauh dari badan malpighi. Antara Tubulus Proksimal dengan Tubulus Distal dihubungkan oleh Lengkung Henle.

2. Medula ( sumsum ginjal )

Sumsum ginjal disebut Medulla. Medulla berbentuk kerucut atau renal pyramid. Medulla merupakan tempat berkumpulnya pembuluh darah kapiler dari kapsula Bowman. Didalam medulla akan terjadi proses reabsorbsi dan augmentasi oleh tubulus proksimal dan tubulus distal. Lengkung henle juga merupakan bagian dari yang menghubungkan tubulus proksimal dengan tubulus distal. Medula renalis terletak dekat hilus, sering terlihat garis-garis putih oleh karena adanya saluran-saluran yang terletak dalam piramida renalis.
Tiap piramida renalis mempunyai basis yang menjurus ke arah korteks dan apeksnya bermuara ke dalam kaliks minor sehingga menimbulkan tonjolan yang dinamakan papila renalis yang merupakan dasar sinus renalis. Jaringan medula dari piramida renalis ada yang menonjol masuk ke dalam jaringan korteks disebut fascilus radiatus ferreini. Saluran-saluran di dalam medula gelung Henle ( pars asenden dan pars desenden ) ductus koligentes dan ductus bellini ( ductus papilaris ).

3. Pelvis ( rongga ginjal )

Pelvis renalis merupakan bagian yang melebar dari ureter di bagian proksimal terletak dalam sinus renalis ( merupakan permukaan ureter). Kearah proksimal pelvis renalis bercabang menjadi 2 – 3 kaliks mayor. Masing-masing kaliks mayor pecah jadi cabang-cabang yang lebih kecil disebut kaliks minor ( 1 kaliks mayor bisa menjadi 2-6 kaliks minor ). Kedalam tiap-tiap kaliks minor bermuara papila renalis yang merupakan gabungan dari 3-4 piramida renalis. Pelvis merupakan tempat penampungan urine yang kemudian mengalirkannya ke ureter. Urine dari rongga ginjal kemudian menuju kandung kemih (vesika urinaria) melalui ureter. Urine disimpan untuk sementara waktu dalam kandung kemih. Selanjutnya, urine dikeluarkan dari dalam tubuh melalui saluran uretra.
Maaf kalau salah
Rumus permukaan tabung =2πr²+2πrt
terima kasih
2014-03-21T14:17:57+07:00

Ginjal adalah sepasang organ tubuh berbentuk seperti kacang, kurang lebih sebesar kepalan tangan. Terletak di dekat punggung bagian bawah di tengah-tengah. Ginjal adalah pengumpul ‘sampah’ yang unggul. Setiap harinya, Ginjal anda memproses sekitar 189 Liter darah untuk diproses dan dipilah menjadi sekitar 1.89 liter zat zat sisa dan air. Zat sisa dan air ini kemudian menjadi air seni. Zat sisa dalam darah terbentuk dari hasil metabolisme makanan yang kita makan. Tubuh menggunakan makanan tersebut untuk energi dan penyembuhan diri. Setelah tubuh mengambil apa yang diperlukan dari makanan, zat sisa ini kemudian dikirim ke darah. Jika ginjal tidak membuang zat sisa ini, zat sisa ini akan kemudian menumpuk dari darah dan merusak tubuh. Sistem filter ini terjadi dalam satuan kecil dalam ginjal bernama Nephrons. Setiap ginjal memiliki sekitar jutaan Nephrons. Dalam nephrons ini, saluran darah kecil bernama Kapilari (capillaries) bersinggungan dengan kantung kecil penampung air seni bernama tubules. Satu sistem pertukaran yang rumit kemudian terjadi dan kemudian zat sisa dan air meninggalkan darah dan masuk ke dalam sistem urin. Awalnya, tubules menerima kombinasi zat sisa dan zat kimia yang tubuh masih bisa gunakan. Ginjal anda kemudian mengukur bahan kimia seperti sodium, Fosfor dan Potassium dan kemudian melepasnya kembali ke dalam darah untuk
kembali ke dalam tubuh. Dengan cara ini, Ginjal anda mengatur kadar zat zat ini dalam tubuh. Kadar keseimbangan yang tepat sangatlah penting untuk kesehatan.
Selain pembuangan zat sisa, ginjal juga memproduksi 3 hormon penting : Erythropoietin (EPO) yang merangsang tulang untuk memproduksi sel darah merahRenin yang mengatur tekanan darahVitamin D yang memiliki sifat aktif, yang membantu menjaga kebutuhan kalsium dalam tulang dan keseimbangan zat dalam tubuh Apa itu “Fungsi Renal”? Jika anda memiliki 2 Ginjal yang sehat, anda memiliki 100 Persen Fungsi Renal. Ini sebenarnya Fungsi Renal yang lebih dari kebutuhan anda. Beberapa orang dilahirkan hanya memiliki 1 Ginjal dan orang-orang ini mampu hidup secara sehat dan normal. Adanya sedikit penurunan fungsi renal bukan merupakan masalah. Bahkan, anda bisa hidup sehat hanya dengan fungsi renal 50% asalkan fungsi tersebut stabil. Tetapi bila orang dengan fungsi renal 50% terjangkit penyakit ginjal tentu saja fungsi ginjal akan semakin buruk. Jika fungsi renal sudah kurang dari 20 % maka kesehatan anda dalam bahaya. Jika fungsi renal sudah di antara 10 – 15 %, anda tidak dapat hidup lama tanpa adanya bantuan terapi seperti Dialysis atau Transplantasi. Mengapa Ginjal Gagal Berfungsi? Kebanyakan penyakit Ginjal menyerang Nephrons, sehingga kapasitas menyaringnya menjadi hilang. Kerusakan pada nephrons ini dapat terjadi dengan cepat, yang merupakan hasil dari luka atau racun. Tetapi kebanyakan
penyakit ginjal merusak nephrons secara perlahan dan tidak terdeteksi.

1 5 1