Jawabanmu

2014-03-20T20:11:01+07:00
Positifnya ::: dibidang politik=pembubaran PKI, pelaksanaan pemilu, penyederhanaan partai politik, dll. dibidang politik luar negeri=kembali ke azas bebas-aktif, normalisasi hubungan dengan malaysia, masuk kembali menjadi anggota PBB(28.9.1966), dll. dibidang ekonomi=mengembalikan keadaan ekonomi indo, menjalin dengan negara pendonor, dll. negatifnya ::: krisis politik (ketika pemilu (1997), Soeharto terpilih lagi menjadi presiden). krisis moneter (melemahnya nilai tukar rupiah kepada dollar). krisis kepercayaan (pemerintah menaikkan harga BBM dan harga sembako). Jadikan yang terbaik yaaaaaa
11 3 11
2014-03-20T20:25:09+07:00
Dampak Positif Dari Kebijakan Politik Pemerintahan Orba
Pemerintah mampu membangun pondasi yang kuat bagi kekuasaan lembaga kepresidenan yang membuat semakin kuatnya peran Negara dalam masyarakat. Situasi keamanan pada masa ORBA relatif aman dan terjaga dengan baik karena pemerintah mampu mengatasi semua tindakan dan sikap yang dianggap bertentangan dengan Pancasila. Dilakukan peleburan partai dimaksudkan agar pemerintah dapat mengontrol parpol.
Dampak Negatif dari Kebijakan Politik Pemerimtah ORBA :
Terbentuk pemerintahan orde baru yang bersifat otoriter, dominatif, dan sentralis.
a)    Otoritarianisme merambah segenap aspek kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara termasuk kehidupan politik yang sangat merugikan rakyat. b)   Pemerintah Orde Baru gagal memberikan pelajaran berdemokrasi yang baik dan benar kepada rakyat Indonesia. Golkar menjadi alat politik untuk mencapai stabilitas yang diinginkan, sementara 2 paratai lainnya hanya sebagai boneka agar tercipta citra sebagai Negara demokrasi. c)    Sistem perwakilan bersifat semu bahkan hanya dijadikan topeng untuk melanggengkan sebuah kekuasaan secara sepihak. Dalam setiap pemilihan presiden melalui MPR Suharto selalu terpilih. d)   Demokratisasi yang terbentuk didasarkan pada KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme) sehingga banyak wakil rakyat yang duduk di MPR/DPR yang tidak mengenal rakyat dan daerah yang diwakilinya. e)   Kebijakn politik teramat birokratis, tidak demokratis, dan cenderung KKN. f)     Dwifungsi ABRI terlalu mengakar masuk ke sendi-sendi kehidupan bebangsa dan benegara bahkan pada bidang-bidang yang seharusnya masyarakat yang berperan besar terisi oleh personel TNI dan Polri. Dunia bisnis tidak luput dari intervensi TNI/Polri. g)   Kondisi politik lebih payah dengan adnya upaya penegakan hukum yang sangat lemah. Dimana hukum hanya diciptakan untuk keuntungan pemerimtah yang berkuasa sehingga tidak mampu mengadili para konglomerat yang telah menghabisi uang rakyat.
2 2 2