Jawabanmu

2014-03-19T18:13:41+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
1. jaringan Tubuh
Berdasarkan jumlah lapisan tubuhnya, hawan dikelompokkan menjadi diploblastik dan tripoblastik.
a. Hewan Diploblastik, adalah hewan yang memiliki dua lapis sel tubuh. Lapisan terluar disebut dengan ektoderma, sedangkan lapisan dalam disebut dengan endoderma. Contoh dari hewan diploblastik adalah cnidaria
b. Hewan Triploblastik, adalah hewan yang memiliki tiga lapis sel tubuh. Lapisan terluar disebut eksoderma, lapisan tengah disebut mesoderma, dan lapisan dalam disebut endoderma. Ektoderma akan berkembang menjadi epidermis dan sistem saraf, mesoderma akan berkembang menjadi kelenjar pencernaan dan usus, sedangkan endoderma akan berkembang menjadi jaringan otot. 3. Rongga Tubuh (selom)

2. rongga tubuh (selom) yang dimilikinya. Rongga tubuh pada hewan sendiri dapat dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu aselomata, pseudoselomata, dan selomata.
a. Aselomata, adalah hewan bertubuh padat yang tidak memiliki rongga antara usus dengan tubuh terluar. Hewan yang termasuk aselomata adalah cacing pipih (Platyhelmintes).
b. Pseudoselomata, adalah hewan yang memiliki rongga dalam saluran tubuh (pseudoselom). Rongga tersebut berisi cairan yang memisahkan alat pencernaan dan dinding tubuh terluar. Rongga tersebut tidak dibatasi jaringan yang berasal dari mesoderma. Hewan yang termasuk pseudoselomata adalah Rotifera dan Nematoda.
c. Selomata, adalah hewan berongga tubuh yang berisi cairan dan mempunyai batas yang berasal dari jaringan mesoderma. Lapisan dalam dan luar dari jaringan hewan ini mengelilingi rongga dan menghubungkan dorsal dengan ventral membentuk mesenteron. Mesenteron berfungsi sebagai penggantung organ dalam. Selomata sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu protoselomata dan deutroselomata. Contoh hewan yang termasuk protoselomata antara lain Mollusca, Annelida, dan Arthropoda. Sedangkan hewan yang termasuk dalam deutroselomata antara lain Echinodermata dan Chordata.
4 4 4
2014-03-19T18:23:15+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Berdasarkan lapisan tubuh yang menyusunnya, hewan dikelompokkan:- diploblastik, dibangun oleh dua lapisan tubuh  - ektoderm (epidermis) : lapisan paling luar  - endoderm (gastrodermis) : lapisan dalam/berupa rongga- triploblastik. dibangun oleh tiga lapisan tubuh: 3 lapisan lembaga :   -  ektoderm   -  mesoderm  -  endoderm.  Beberapa hewan triploblastik ada yang mempunyai rongga tubuh,   tetapi ada juga yang belum mempunyai rongga tubuh.   Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, hewan triploblastik   dapat dibedakan menjadi  :  - Aselomata : hewan yang belum mempunyai rongga tubuh,     artinya tubuhnya padat tanpa rongga antara usus dan tubuh terluar.     Pada hewan semacam ini mesoderm membentuk struktur yang     kompak sehingga selom (rongga tubuh) tidak terbentuk.     Contoh Aselomata yaitu Platyhelminthes atau cacing pipih.  - Pseudoselomata : Hewan ini mempunyai rongga tubuh semu,     mesodermnya belum membentuk rongga yang sesungguhnya     karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam     dan lapisan luar. Rongga yang terbentuk berisi cairan yang     memisahkan alat pencernaan dengan dinding tubuh bagian luar.     Hewan yang termasuk Pseudoselomata adalah Rotifera dan     Nemathelminthes (cacing gilig).   -Selomata. Hewan semacam ini, mesoderm dipisahkan oleh     rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu     lapisan dalam dan lapisan luar. Kedua lapisan tersebut     mengelilingi rongga dan menghubungkan antara dorsal     dan ventral membentuk mesenterium yang berfungsi     sebagai penggantung organ dalam.     Hewan Selomata meliputi Annelida sampai Chordata.

Proses perkembangan embrio merupakan salah satu dasar pengklasifikasian Animalia.o    Animalia yang bersifat diploblastik hanya memiliki lapisan ektodern dan endoderm yang mengelilingi rongga tubuh.o    Animalia yang bersifat triploblastik memiliki mesoderm yang terletak antara ektoderm dan endoderm.o    Kelompok Nematoda memiliki pseudocoelom diantra endoderm dan mesoderm

2 5 2