Jawabanmu

2014-03-16T22:25:28+07:00
Menghimpun dana dari masyarakat (funding) dalam bentuk :
Simpanan giro (Demand Deposit) yang merupakan simpanan pada bank dimna penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau bilyet giro.
Simpanan Tabungan (Saving Deposit) yaitu simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan sesuai perjanjian antara bank dengan nasabah dan penarikannyua dengan menggunakan slip penarikan, buku tabungan, kartu ATM atau saranan penarikan lainnya.
Simpanan Deposito merupakan simpanan pada bank yang penarikannya sesuai jangka waktu (jatuh tempo) dan dapat dirarik dengan bilyet deposito atau sertifikat deposito.
Menyalurkan dana ke masyarakat (lending) dalam bentuk kredit seperti :
Kredit investasi kredit yang diberikan kepada para investor untuk investasi yang penggunaannya jangka panjang.
Kredit Modal Kerja merupakan kredit yang diberikan untuk membiayai kegiatan suatu usaha dan biasanya bersifat jangka pendek guna memperlancar transaksi perdagangan.
Kredit Perdagangan kredit yang diberikan kepada para pedagang baik agen–agen maupun pengecer.
Kredit Konsumtif merupakan kredit yang digunakan untuk konsumsi atau dipakai untuk keperluan pribadi.
Kredit produktif kredit yang digunakan untuk menghasilkan barang atau jasa.
Memberikan jasa-jasa bank lainnya (service) antara lain :
Menerima setoran-setoran seperti :
Pembayaran Pajak
Pembayaran Telepon
Pembayaran Air
Pembayaran Listrik
Pembayaran uang kuliah
Melalui pembayaran-pembayaran seperti :
Gaji / Pensiunan / Honorium
Pembayaran Deviden
Pembayaran Kuon
Pembayaran Bonus / Hadiah
Di dalam pasar modal perbankan dapat memberikan atau menjadi :
Penjamin Emisi (Underwriter)
Penanggung (Guarantor)
Wali Amanat (Trustee)
Perantara perdagangan efek (pialang / broker)
Pedagang efek (Dealer)
Perusahaan pengelola dana (Investment Company)
1 1 1
2014-03-16T22:25:51+07:00
1. Menghimpun Dana atau Disebut juga Perkreditan Pasif Secara umum operasi kredit pasif terdiri dari dana-dana yang dpercayakan oleh masyarakat adalah: Giro, Deposito berjangka, Sertifikat Deposito, Tabungan, Pinjaman dari bank sentral dan penarikan dana-dana dari pihak ketiga dengan agunan(jaminan efek-efek) 2. Perkreditan dan Jasa-jasa atau disebut juga operasi kredit aktif Dalam melakukan operasi kredit aktif, Bank umum memerdagangkan dana-dana dan memberikan pelayanan pada masyarakat, seperti di bawah ini : Kredit dalam rekening Koran. Setiap pemberian kredit dalam rekening Koran oleh Bank Indonesia diharuskan membuet surat perjanjian secara tertulis. Pada kredit rekening Koran ini, Bank memberikan fasiitas kepada si debitor untuk menarik suatu jumlah sesuai dengan perjanjian kredit. Si debiur tidak diharuskan menarik kredit sekaligus, tetapi dapat menarik sebagian saja sesuai dengan keuangan yang dibutuhkannya pada saat tertentu.Kredit Rembours (cash on delivery). Bentuk kredit ini pada umumnya dapat dijumpai pada perdagangan antar negara, antar pulau atau antar kota. Sebagai contoh: seorang pedagang (diseut pembeli) di Jakarta akan mendatangkan barang-barang dari Palembang. Untuk itu dia menghubungi Bank relasinya di Jakarta dan meminta Bank tersebut menghubungi relasi atau kantor cabangnya di Palembang agar atas beban Bank di Jakarta memvayar terebih dahulu barang-barang tersebut kepada si penjualnya di Palembang. Setelah barang itu tiba di Jakarta, maka oleh si pembeli barang di jual dan hasilnya sebagian diserahkan kepada Bank di Jakarta. Selanjutnya oleh Bank di Jakarta dibuka wesel untuk Bank di Palembang sebagai pelunasan terhadap kewajibannya.Kredit Aksep. Aksep ini dapat diprdagangkan oleh si penerima kredit dengan jalan :