Jawabanmu

2014-03-14T19:45:49+07:00
Kalau tahun 20-30an itu bahasanya masih agak melayu kalau sekarang sudah menggunakan bahasa indonesia yang baku
2 4 2
2014-03-14T19:46:02+07:00
Setiap novel memiliki karakteristik atau ciri tersendiri. Karakteristik novel dapat diketahui dari gaya kepenulisan pengarang dan "suara zaman". Karakteristik gaya kepenulisan pengarang dapat diketahui dari gaya bahasa yang digunakan novel Angkatan 20-an (Balai Pustaka), Angkatan 30-an (Pujangga Baru), dan novel-novel modern. Novel Angkatan 20-an seperti Sitti Nurbaya masih menyisipkan perumpamaan klise dan pepatah. Novel Angkatan 30-an seperti Layar Terkembang tidak menggunakan perumpamaan klise dan
pepatah. Sementara itu, gaya kepenulisan pengarang novel modern lebih bebas dan menggunakan bahasa Indonesia, bukan bahasa Melayu. (
Karakteristik "suara zaman" dapat diketahui dari periode angkatan novel tersebut ditulis. Novel-novel yang diterbitkan dalam periode Angkatan 2O-an seperti Azab dan Sengsara, Sitti Nurbaya, La Hami, dan Di Bawah Lindungan Kabah.
2 3 2