Jawabanmu

2014-03-13T18:01:26+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Soal
Carilah biloks yang sudah digaris bawahi dan cara menghitungnya:
a. NH₄⁺
b. H₃PO₄
c. H₂C₂O₄
d. Ca(CLO₃)₂

jawab.
a. NH₄⁺          => 1 bilok N + 4 bilok H = +1
b. H₃PO₄       => 3 bilok H + 1 bilok P + 4 bilok O = +5
c. H₂C₂O₄      => 2 bilok H + 2 bilok C + 4 bilik O = +3
d. Ca(CLO₃)₂  => 1 bilok Ca 2+  + 2 bilok Cl +  6 bilok O  = + 10

Ca gol 2 kan = +2 
O = -2 x 3= -6 x 2 = -12 
Cl= +5 x 2 = +10

Semoga membantu :) D

Bilangan oksidasi adalah suatu bilangan yang menunjukkan ukuran kemampuan suatu atom untuk melepas atau menangkap elektron dalampembentukan suatu senyawa.Nilai bilangan oksidasi menunjukkan banyaknya elektron yang dilepasatau ditangkap, sehingga bilangan oksidasi dapat bertanda positif maupun negatif.

Kita dapat menentukan besarnya bilangan oksidasi suatu unsur dalamsenyawa dengan mengikuti aturan berikut ini (James E. Brady, 1999).Aturan penentuan bilangan oksidasi unsur adalah:
a. Unsur bebas (misalnya H2, O2, N2, Fe, dan Cu) mempunyai bilanganoksidasi = 0.
b. Umumnya unsur H mempunyai bilangan oksidasi = +1, kecuali dalam senyawa hidrida, bilangan oksidasi H = –1.
Contoh:- Bilangan oksidasi H dalam H2O, HCl, dan NH3 adalah +1
           - Bilangan oksidasi H dalam LiH, NaH, dan CaH2 adalah –1
c. Umumnya unsur O mempunyai bilangan oksidasi = –2, kecualidalamsenyawa peroksida, bilangan oksidasi O = –1
Contoh:- Bilangan oksidasi O dalam H2O, CaO, dan Na2O adalah –2
           - Bilangan oksidasi O dalam H2O2, Na2O2 adalah –1
d. Unsur F selalu mempunyai bilangan oksidasi = –1.
e. Unsur logam mempunyai bilangan oksidasi selalu bertanda positif.
Contoh:- Golongan IA (logam alkali: Li, Na, K, Rb, dan Cs) bilanganoksidasinya = +1
           
- Golongan IIA (alkali tanah: Be, Mg, Ca, Sr, dan Ba) bilanganoksidasinya = +2
f. Bilangan oksidasi ion tunggal = muatannya.
Contoh: Bilangan oksidasi Fe dalam ion Fe2+ adalah +2
g. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam senyawa = 0.
  Contoh:- Dalam senyawa H2CO3 berlaku:2 biloks H + 1 biloks C + 3 biloks O = 0
h. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam ion poliatom = muatan ion.
  - Dalam ion NH4+ berlaku 1 biloks N + 4 biloks H = + 1
Contoh :
MnO4 –biloks O = –2 (aturan c)
biloks Mn + 4 biloks O = –1 (aturan h)
biloks Mn + 4(–2) = –1
biloks Mn – 8 = –1
biloks Mn = –1 + 8
biloks Mn = +7
berarti biloks pada atom N berapa?? -3 kan??
baca aturanya Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam ion poliatom = muatan ion. - Dalam ion NH4+ berlaku 1 biloks N + 4 biloks H = + 1
kan yang ditanyakan berapa biloks atom yang digaris bawahi, baca lagi jawaban saya, memang NH4+ memiliki biloks +1, jadi dimana letak kesalahannya??
Aku gk mau debat lagi ya maff baru ada banyak tugas? Trimakasih Atas perhatian anda mohon maaf bila ada kesalahan saya yang disengaja atau tidak GooD job Bro! Selamat Bertugas
maaf @crutudg, ini menyangkut soal dari rennyyayuk, dia belum bisa menentukan mana jawaban yang paling benar, sebelum kita luruskan.
2014-03-13T18:06:38+07:00
Hal-Hal yang perlu diperhatikan :
- Kita harus tau masing-masing biloks dari masing-mmasing senyawa
- Atom Logam memiliki Biloks tetap sesuai Golongan Pada tabel Periodik
- Biloks pada Senyawa Netral adalah 0 
- Senyawa ion memiliki biloks sesuai jumlah biloksnya

a) NH₄⁺
Pertama, ini adalah senyawa ion dengan biloks +1 (harga kationnya), maka
(Biloks N)  +  4(Biloks H)   =    (Biloks Molekul)
(Biloks N)  +  4(+1)              =  +1 
Biloks N = 1-4 = -3

b) H₃PO₄
Senyawa ini memiliki biloks 0, maka:
3(Biloks H)  +   (Biloks P)    +   4(Biloks O)   =  0
3(+1)           + (Biloks P)     +   4(-2)             =  0
Biloks P - 5   = 0
Biloks P = +5

c) H₂C₂O₄
2(Biloks H) + 2(Biloks C)   +   (Biloks O) = 0
2(+1)       +   2(Biloks C)   +   4(-2)     =   0
2(Biloks C)  =  +6
Biloks C = +3

d) Ca(ClO₃)₂
(Biloks Ca)   +  2(biloks Cl)   +   2.3(Biloks O)     =   0
(+2)      +    2(Biloks Cl)    +   6(-2)        =     0
2(Biloks Cl) = +10
Biloks Cl  = +5

Semoga Membantu!!!
Terbaiknya!!!!


sama-sama
ini aturan internasional james E brady gan kok jawabnya jadi gitu ya?
aku juga bingung, 2 jawaban yang berbeda
maksudnya salah dimananya ya?? coba dijelaskan
@Crutudg : dimana letak kesallahan saya?? mungkin bisa saya koreksi nanti