Presiden empat mata.
“Dua orang presiden bertemu empat mata,
setelah ngobrol tentang cabe, terasi, minyak
goreng, mie rebus dan lain-lain.” Kata Subur, oh
rupanya Subur tak malah kalah dengan Sabar.
“Tunggu dulu, lu bilang dua presiden bertemu,
loh kok yang dibicarakan masa terasi, mie rebus
segala macam, bukannya masalah politik,
negara atau masalah krisis BBM, presiden
apaan tuh?” Tanya Sabar protes.
” Loh bisa saja, mengapa tidak?” Kata Subur
enteng.
” Ga bisa.. mana ada dua orang presiden
bertemu empat mata bicara soal mie rebus?”
Kata Sabar gemes.
” Lo bisa saja!” Kata Subur lagi.
” Buktinya apa?” Kata Sabar makin tak sabaran.
” Iya, karena dua presiden tadi yang satu
presiden partai, yang satunya presiden taxi!”
Kata Subur menjelaskan.
“Loh ga bisa dong! Masa presiden partai
disamakan dengan presiden taxi, lagi pula
presiden partai itukan jabatan di sebuah partai
yang isinya orang, sedangkan presiden taxi itu
nama perusahaan angkutan mobil, dan bukan
orang, masa orang dan mobil bertemu empat
mata?” Kata Sabar protes panjang.
“Loh itu suka suka gua!” Kata Subur nyengir
sambil senyum kemenangan, karena berhasil
membalas tebakan-tebakan Sabar.
” Oke… oke, satu satu!” Kata Sabar.


dari anekdot di atas apa:
abstraksi
orientasi
reaksi
krisis dan
koda .nya apa?
tolong dijawab

1

Jawabanmu

2014-03-13T15:54:37+07:00
Dua orang presiden bertemu empat mata.(orientasi)