Jawabanmu

2014-03-12T15:47:20+07:00
Cara ini dinamai Penjernihan Air Sekam Padi karena memanfaatkan sekam padi. Mengapa Sekam padi dijadikan bahan utama, karena banyak terdapat dipedesaan.
Bahan-bahan :
Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat alat penjernihan air sekam padi sangat mudah didapatkan. Yaitu, arang sekam padi, kayu bakar, sampah-sampah/tanah, pipa, kerikil, kawat ram, Lumpur, dan drum yang berdiameter kurang lebih 40 cm dan tinggi 70 cm.
Cara Pembuatan:
[*]Dasar drum dibuat lubang-lubang kecil (diameter 22 mm) dan 4 lubang dengan diameter 3,5 mm
[*]Pada dinding drum diberi 6 lubang berdiameter 3,5 mm. Jarak antara masing-masing lubang 10 cm. Bagian kiri dan kanan drum dipasangi pipa yang panjangnya 15 cm. Bagian dasar dari drum diberi kawat ram
[*]Buat tungku pembakaran, yakni tungku rumah tangga yang dimodifikasi untuk pengarangan kayu baker
[*]Membuat alat penjernihan air yang terdiri dari dua bagian, yaitu alat pengendapan yang terbuat dari drum dan alat penyaringan yang dibuat dari gentong. Pada dasar gentong diberi kerikil dan arang sekam pada padi setebal 10 sampai 20 cm diatasnya, di atas arang sekam padi diberi ijuk.

Cara membuat arang sekam padi :
[*]Secara tradisional arang sekam padi dibuat dalam suatu lubang yang berukuran panjang 50 cm, tinggi 30 cm dan diameter 50 cm dengan kapasitas 5 kg.
[*]Bakar sekam menggunakan drum sebagai tungku pembakaran
[*]Suhu saat pengarangan 400-600 derajat Celcius dan lama pengarangan 2,5 jam. Bahan bakar kayu yang digunakan 5 kg sekam padi.

Cara Penyaringan :
Pada proses penyaringan air dengan sekam padi langkahnya adalah:
Lakukan pengendapan,
Lakukan penyaringan dengan arang sekam padi kira-kira 10 cm tebalnya. Proses penyaringan ini bekerja selama 6 jam/hari

Keuntungan :
[*]Penjernihan air sekam padi dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan rumah tangga.
[*]Pengarangan sekam padi mudah dikerjakan oleh masyarakat pedesaan sendiri.
[*]Relatif murah, Mudah diperoleh, hasil penjernihan memenuhi syarat kesehatan,

Kerugiannya :
Terdapat pada pembakaran yang tidak sempurna (kekurangan oksigen). Hal ini mengakibatkan arang sekam padi dan abu akan bercampur.