Jawabanmu

2014-03-08T15:47:10+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Kalau Untuk Agama islam sih ini..

Dan janganlah Segian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil & janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim,supaya kamu dapat memakan sebahagian dari pada harta benda orang lain itu dengan perbuatan dosa,padahal kamu mengetahui (QS.Al Baqarah [2] : 188)
2014-03-08T15:58:12+07:00
Ini ada satu tapi kalu salah maaf ya
Kutipan Khutbah ; Keutamaan Hari Jum'atAssalamu'alaikum wr.wb.

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". "Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam". "Maha Pemurah lagi Maha Penyayang". "Yang menguasai di Hari Pembalasan". "Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami
meminta pertolongan". "Tunjukanlah kami jalan yang lurus", "(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat". Aamiin. . .

Karena rutin setiap tujuh hari kita bertemu dengan hari Jum'at, sering kita merasa biasa-biasa saja menyambut hari yang istimewa itu. Shalat Jum'at, kadang juga disikapi kurang tepat dengan datang terlambat atau ala kadarnya.
Padahal hari Jum'at memiliki banyak keutamaan, termasuk juga bagaimana menunaikan ibadah Shalat Jum'at. Karenanya, dalam rangka saling mengingatkan kembali mengenai keutamaan hari Jum'at, pada malam Jum'at ini saya ingin melampirkan kutipan khotbah dengan tema " Keutamaan Hari Jum'at ". Semoga dengan membaca postingan saya kali ini, saudara dapat mendapatkan petunjuk serta hikmahnya.

Jama'ah Jum'at yang dirahmati Allah,
Sungguh merupakan nikmat yang luar biasa bahwa Allah menganugerahi kita iman, dan dengan iman itu kita menghadiri khutbah serta menunaikan shalat Jum'at. Namun, mungkin ada di antara kita yang menganggapnya biasa-biasa saja, bahkan merasa berat dengan panggilan shalat Jum'at. Lebih asyik mengejar dunia dan menumpuk harta. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala memanggil orang yang beriman agar meninggalkan aktifitas apapun di kala waktu shalat Jum'at tiba.َﻭ َ‎

"‎Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum'at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al Jumu'ah : 9)

Ketika menjelaskan ayat ini, Sayyid Quthb di dalam tafsir Fi Zhilalil Qur'an mengatakan,

"Ayat ini menganjurkan mereka untuk meninggalkan segala aktifitas kehidupan agar berkonsentrasi untuk berzikir di waktu itu."

"Hal itu mengisyaratkan bahwa sesungguhnya melepaskan diri dari urusan-urusan perdagangan dan kehidupan untuk menyambut seruan dan menikmati shalat Jum'at itu di dalamnya terdapat pengajaran dan pendidikan yang permanen dan terus menerus bagi jiwa-jiwa orang-orang beriman. Oleh karena itu harus ada periode-periode tertentu di mana hati harus berlepas diri dari segala kesibukan dan aktifitas-aktifitas kehidupan dan segala daya tarik bumi, agar jiwa itu benar-benar kosong, berkonsentrasi kepada Tuhannya, dan berzikir kepada-Nya. Juga menikmati dan merasakan cita rasa khusus karena memurnikan diri dan berhubungan dengan al Mala'ul A'la serta memenuhi hati dan dadanya dengan udara bersih dan harum lalu merasakan ketenteraman dengannya."

Sekian yang dapat saya sampaikan malam ini.

Wassalamu'alaikum wr.wb.