Jawabanmu

2014-03-08T14:26:47+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Ringkasan Cerita : Kisah Nyata Gadis Berusia 13 Tahun Bertahan Hidup Dari Kanker Ganas Paling Mematikan Di Dunia Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku tidak ingin ada tangisan di dunia ini.
Tuhan…
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku,
Terjadi pada orang lain
Cuplikan di atas adalah sepenggal bait dari tulisan Keke, seorang penderita kanker ganas yang menyerang bagian wajah, Rabdomiosarkoma atau kanker jaringan lunak pertama di Indonesia. Keke atau Gita Sesa Wanda Cantika adalah seorang gadis remaja berusia 13 tahun ketika divonis memiliki penyakit kanker mematikan tersebut yang dapat membunuhnya dalam waktu 5 hari. Kanker jaringan lunak itu menggerogoti bagian wajahnya sehingga terlihat buruk menjadi seperti monster. Walau dalam keadaan sulit, Keke terus berjuang untuk tetap hidup dan tetap bersekolah layaknya gadis normal lainnya. Mendengar vonis tersebut, sang Ayah, Joddy Tri Aprianto tidak menyerah. Ia terus berjuang agar sang putri kesayangannya itu dapat terlepas dari vonis kematiannya. Perjuangan sang ayah dalam menyelamatkan putrinya tersebut begitu mengharukan. Perjuangan panjang Keke dalam melawan kanker ternyata membuahkan hasil. Kebesaran Tuhan membuatnya dapat bersama dengan keluarga serta sahabat yang ia cintai lebih lama. Keberhasilan Dokter Indonesia dalam menyembuhkan kasus kanker yang baru pertama kali terjadi di Indonesia ini menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus membuat semua dokter di dunia bertanya-tanya. Namun kanker itu kembali setelah sebuah pesta kebahagiaan sesaat. Keke sadar jika nafasnya di dunia ini semakin sempit. Ia tidak marah pada Tuhan, ia justru bersyukur mendapatkan sebuah kesempatan untuk bernafas lebih lama dari vonis 5 hari bertahan hingga 3 tahun lamanya, walau pada akhirnya ia harus menyerah. Dokter pun akhirnya menyerah terhadap kankernya. Di nafasnya terakhir itulah ia menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan. Surat yang penuh dengan kebesaran hati remaja Indonesia yang berharap tidak ada lagi air mata di dunia ini terjadi padanya, terjadi pada siapapun. Hingga pada tanggal 25 Desember 2006, Keke menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 11 malam. Tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya. Namun kisahnya menjadi abadi. Ribuan air mata berjatuhan ketika biografi pertamanya ini dikeluarkan secara online. Pesan Keke terhadap dunia berhasil menyadarkan bahwa segala cobaan yang diberikan Tuhan adalah sebuah keharusan yang harus dijalankan dengan rasa syukur dan beriman. UNSUR INTRINSIK : - Tema :Perjuangan seorang Remaja melawan penyakit kanker Ganas (Rabdomiosarkoma),tetapi memiliki semangat untuk Hidup. - Tokoh :

1. Keke 2. Ayah Keke 3. Andi 4. Pak Iyus 5. Sahabat Keke (Fadha, Maya, Shifa, Ida, Andhini) 6. Kak Kiki 7. Angel 8. Dr. Adhi 9. Dr. Mukhlis

- Penokohan : 1. Keke : tegar, kuat, cerdas, dan sabar 2. ayah keke : sabar, kuat, tegar, rela berkorban 3. Andi : setia, sabar 4. Pak Iyus : jenaka, baik, setia kepada majikannya 5. Sahabat Keke : baik, setia, menerima orang lain, saling menolong 6. Kak Kiki : suka bercanda dan sedikit jahil kepada keke, suka menolong 7. Angel : suka mengejek, sombong, angkuh 8. Dr. Adhi : ramah terhadap pasien 9. Dr. Mukhlis : cerdas, ramah, memberikan yang terbaik - Setting : rumah, sekolah, rumah sakit, villa - Alur : campuran ( maju-mundur) - Amanat : Jangan mudah menyerah dalam menjalani hidup di dunia ini, ketika kita beranggapan hidup kita sulit padahal masih banyak yang di luar sana yang memiliki kehidupan yang lebih sulit, namun mereka menyikapinya dengan lebih tegar. - Sudut Pandang : Orang Pertama Unsur Ekstrinsik : - Gaya bahasa : bahasa sehari-hari - nilai : nilai sosial, nilai moral, dan nilai agama Kritik : Menurut saya novel terbitan Inandra Publisher sangatlah menarik, 1. Mengajarkan kita untuk selalu tegar 2. Dalam kalimat-kalimatnya terdapat kata ajakan kearah yang lebih baik, misalnya pada halaman 200 ketika keke yang harus rela beberapa kali tidak masuk sekolah namun mendapat peringkat 3 di kelas setelah ujian akhir sekolah, dalam bukunya mengatakan “...Aku harap bila kalian mampu untuk menyimpan ilmu lebih banyak dariku, lakukanlah. Karena itu adalah hal yang paling indah.” 3. Kisah cinta yang di akhiri oleh keke, dalam cerita ini keke akan mengakhiri hubungannya dengan Andi yaitu pacarnya, ia mengakhirinya dengan berharap agar andi tidak lagi memikirkannya, padahal Andi masih sayang dan cinta kepada Keke. 4. Terlambatnya respon dokter di Indonesia, menurut saya berdasarkan novel tersebut, respon dokter di Indonesia sangatlah lambat. Ketika Dr.Mukhlis yaitu ahli kanker di Indonesia menyerah atas penyakitnya, baru menyarankan Keke di bawa ke Amerika Serikat ketika kanker di dalam tubuh Keke sudah mulai menyebar ke bagian0bagian penting dalam tubuh keke harusnya dia menyarankan kepada Ayah Keke untuk membawa keke ke Amerika Serikat, lebih awal.