Jawabanmu

2014-03-07T20:34:56+07:00


Kepada malam yang kuhitung terlalu panjang hingga mengutas kain-kain ragaku...
Entah siapa pujangga itu... mengendap di keheningan malam-malam...
Rahasia dari endogen tak kujama.. menyusul kebisingan yang ia maini..
Inayat tak kunjung terengkuh... sampai ku menjerit bersama awan-awan...
Noktah di kailku menderup lalu terngiang... serasa terjamah...
Dafnah yang kau kalungi terlalu dalam di ujung-ujung Hati...
Utopis... kinilah aku... menantimu tetap disini... tak berarti jua..
Anekdot,, kau sungguh berjalan di andang-andang...
Namamu Kasih...  selalu kurindu... J
emang yang kaya gini puisi anekdot ya ? anekdot nya tentang apa ?