Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, dan membawanya ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.
makasi (y)

Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-01-09T20:53:57+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pada 14 Agustus 1945, Pasukan Jepang menyerah tanpa
syarat kepada pihak sekutu. Berita ini diketahui oleh
kalangan pemuda bangsa Indonesia di Bandung, 15
Agustus 1945 melalui berita siaran radio BBC (British
Broadcasting Corporation) London.
15 Agustus 1945, Ir. Soekarno dan Drs. Moh. Hatta beru
kembali ke tanah air memenuhi panggilan Panglima
Mandala Asia Tenggara, Marsekal Terauchi di Saigon,
Vietnam.
Dari sinilah, terjadi pro dan kontra tentang proklamasi
Kemerdekaan Indonesia.
Golongan muda ingin cepat-cepat dilaksanakannya
proklamasi kemerdekaan Indonesia karena hal ini
merupakan hak dan masalah rakyat Indonesia sendiri
tanpa bergantung pada negara atau bangsa yang lain.
Sedangkan golongan tua menginginkan bahwa
kemerdekaan Indonesia harus dilakukan secara
teroganisir. Misalnya dengan pernyataan dari bangsa-
bangsa lain dengan melampirkan tanda tangan, dan
sebagainya.
perbedaan pendapat ini membuat para golongan
muda untuk membawa Soekarno-Hatta (golongan
tua) ke Rengasdengklok, tempat yang jauh dari jalan
raya utama Jakarta-Cirebon tanggal 16 Agustus 1945.
Hal ini dilakukan agar mereka jauh dari pengaruh
pemerintah pendudukan Jepang.
Saat itu di Jakarta terjadi perundingan antara Ahmad
Subardjo (wakil golongan tua) dengan Wikan (wakil
golongan muda) dan tercapai kesepakatan bahwa
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia harus
dilaksanakan di Jakarta.
Akhirnya Soekarno-Hatta dijemput dari
Rengasdengklok ke rumah Laksamana Tadashi Maeda
di Jalan Imam Bonjol No. 1 yang sekarang menjadi
Perpustakaan Nasional, Depdiknas.
Naskah proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs.
Moh. Hatta, dan Ahmad Subardjo. Banyak
pertimbangan sebelum tercapainya kata sepakat
mengenai kepastian isi dan redaksi naskah teks
proklamasi. Selanjutnya Sayuti Melik yang mengetik
sesuai dengan naskah yang telah mengalami
perubahan yang telah disepakati. Penyusunan teks
berlangsung hingga dini hari tanggal 17 Agustus 1945.
32 3 32
gc ad yang lbieh singkat lagi ??
aq ada
ap ?
2014-01-09T20:56:19+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Peristiwa rengas dengklok: yaitu diculiknya soekarno oleh golongan muda atau disebut 'menteng31'. Soekarno dipaksa untuk menulis&menandatangani naskah proklamasi. Hatta juga di culik. Alasan lain soetta diculik untuk menghindari hasutan jepang
25 4 25
Rapat PPKI pada 16 Agustus pukul 10 pagi tidak dilaksanakan karena Soekarno dan Hatta tidak muncul. Peserta rapat tidak tahu telah terjadi peristiwa Rengasdengklok. Para pemuda pejuang, termasuk Chaerul Saleh, yang tergabung dalam gerakan bawah tanah kehilangan kesabaran, dan pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945 mereka menculik Soekarno (bersama Fatmawati dan Guntur yang baru berusia 9 bulan) dan Hatta, dan membawanya ke Rengasdengklok, yang kemudian terkenal sebagai peristiwa Rengasdengklok.