Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-03-05T15:38:39+07:00
Gunung meletus adalah gunung api atau gunung yang masih aktif yang memuntahkan magma, lava, atau lahar. Biasanya gunung meletus juga menyemburkan batuan-batuan besar maupun kerikil beserta dengan gas atau asap berbahaya. Setelah terjadi gunung meletus tanah yang dilewati oleh lahar akan menjadi subur karena lahar mengandung unsur hara dan mineral yang baik untuk tanah.Penting untuk diketahui bahwa magma meletus dari gunung berapi tidak datang langsung dari mantel, tetapi dari ruang magmatik besar atau "kaldera" dan terletak di dalam kerak bumi. Kaldera tersebut terletak pada beberapa kilometer di bawah gunung berapi, langsung berhubungan dengan kawahnya.Viskositas magma sangat penting untuk menjelaskan letusan gunung berapi karena sangat bervariasi. Magma yang paling kental membentuk gunung berapi di mana batuan cair cenderung memadat segera setelah letusan atau bahkan sebelum keluar dari kawah. Akibatnya, magma ini cenderung menyumbat vulkanik menyumbat lubang dengan tutup dari magma padat pada akhir setiap letusan. Kesimpulan untuk setiap letusan eksplosif hanya merupakan langkah pertama menuju letusan berikutnya, walaupun terjadi setelah beberapa abad, bahkan tekanan dari dasar magma dan gas, cepat atau lambat cenderung membuat tutup tersebut meledak sehingga letusan dari gunung berapi biasanya mendadak dan eksplosif, setelah periode waktu panjang yang tenang.Kerasnya letusan di daerah sekitarnya dipicu oleh ledakan yang disebabkan oleh gas-gas yang dilepaskan dengan keras oleh magma yang sangat kental, bergerak bersama sejumlah abu, bara, dan puing-puing yang berasal dari bagian-bagian dari gunung yang hancur oleh ledakan. Ini membentuk awan gas panas yang tinggi dan besar dan partikel padat yang dapat runtuh pada sisi-sisi gunung berapi dan membentuk awan dari abu dan gas yang membakar segala sesuatu di sepanjang jalan mereka
jadikan yg terbaik ya
ok terima kasih kak
2014-03-05T17:29:13+07:00
Gunung berapi merupakan suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi.istilah gunung berapi juga digunakan untuk menamai fenomena pembentukan gunung api es (ice volcanoes) dan gunung api lumpur ( mud volcanoes). gunung berapi memiliki berapa tipe, yaitu stratovolcano,perisai ,cinder cone, dan kaldera .stratovolcano tersusun atas batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah. akibatnya,yterbentuk suatu kerucut besar yanag bentuknya tidak beraturan karena letusan terjadi berulang-ulang.perisai tersusun atas batuan aliran lava yang masih cair pada saat diendapkan .cinder cone merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkaniknya menyebar di sekeliling gunung.sementara itu ,gunung berapi kaldera terbentuk dari ledakan sangat kuat sehingga bagian atas gunung terlempar.akibatnya,terbentuk sebuah cekungan.salah satu gunung jenis ini adalah gunung bromo. gunung berapi terdiri atas beberapa struktur yaitu,kawah,kaldera,rekahan dan graben serta depresi volcano-tectonik. kawah merupakan bentuk morfologi negatif atau depresi akibat kegitan suatu gunung berapi . kawah berbentuk relatif bundar. kaldera berbentuk menyerupai kawah ,tetapi garis tengahnya lebih dari 2 km .kaldera terdiri atas kaldera letusan ,runtuhan, resurgent, dan erosi.rekahan dan graben merupakan retakan -retakan atau patahan pada tubuh gunung berapi yang memanjang hingga puluhan kilometer dan dalamnya ribuan meter. sementaar itu,pembentukan depresi volcano-tectonik ditandai dengan deretan pegunungan yang berasosiasi dengan pembentukan gunung berai yang diakibatkan ekspansi volme besar magma asam ke permukaan bumi. magma tersebut berasal dari kerak bumi gunung berapi terbentuk pada empat busur ,yaitu busur tengah benua, busur tepi benua, busur tengah samudra,dan busur dasar samudra .busur tengah benua terbentuk akibat pemekaran kerak benua .busur tepi benua terbentuk akibat penunjaman kerak samudra ke kerak benua.busur tengah samudra terjadi akibat pemekaran kerak samudra .sementara itu, busur dasar samudra terjadi akibat terobosan magma basah pada penipisan kerak samudra.