1. Melatih Kelenturan Otot – otot Anggota Tubuh. ( Leher-mata (ekspresi) mulut, Tangan ( jari – jari, pergelangan, lengan dan bahu, Kaki (pergelangan lutut - tungkai – langkah).
2. Melatih Pernafasan (Membaca kejelasan kata,suku kata dan huruf mati, mengeja huruf hidup (A-I-U-E-O)
Kemudian Empat Langkah Menuju Penciptaan :
1. Melatih suara/vocal. ( Pengasaan alat ucap (eja, baca, paham, arah, rasa, cipta)
2. Mengasah daya penyampaian (artikulasi) (Memahami pengertian ‘suratan’ dan ‘siratan’)
3. Konsentrasi dan fokus.
4. Observasi dan penyerapan (lingkungan-suasana-waktu).
5. Imajinasi (lingkungan-benda-suasana-waktu-peristiwa-kenangan)
6. Penghayatan (pemahaman, berkisah dengan cara berbeda).
7. Pembangunan karakter peranan (analisa-pengadeganan-jalianan-latar belakang motivasi)

Jawabanmu

2014-03-05T13:56:43+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Dalam memberikan apresiasi terhadap pementasan drama, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. 
1. Aktor 
Seorang aktor dituntut untuk mampu memerankan tokoh cerita. Keahlian aktor dapat menghadirkan sosok tokoh yang diperankan seperti nyata, baik tingkah laku, dialog, maupun jiwanya. Selain bermain secara individu, aktor juga diharuskan dapat bermain secara kelompok. Artinya, diatas panggung seorang pemain tidak bermain sendiri, ada tokoh cerita lain yang harus bekerja sama dalam menghadirkan permainan yang baik. Kekompakan antarpemain sangat menentukan keberhasilan sebuah pementasan. 
2. Latar 
Dalam pementasan drama, yang dimaksud latar atau setting adalah tempat yang dipakai untuk pementasan. Latar dalam pementasan drama juga berfungsi untuk memberi gambaran tentang cerita, yakni tempat, waktu, dan suasana sebuah peristiwa dalam cerita. Selain memberikan gambaran tempat, latar juga mempunyai fungsi sebagai arena permainan, waktu, suasana, dan kesan artistik. Sebaiknya, pembuatan panggung disajikan secara proporsional. 
3. Kostum 
Kostum atau busana pentas merupakan pakaian penunjang karakter pemain dalam menghadirkan sosok tokoh cerita. Selain itu, kostum juga dapat menggambarkan sebuah kurun waktu kejadian drama dan artistik pementasan. 
4. Tata rias (make up) 
Tata rias adalah riasan wajah pemain yang bertujuan untuk membantu pemain menghadirkan karakter tokoh cerita. 
5. Musik 
Musik berfungsi untuk membangun suasana tertentu, seperti tuntutan peristiwa drama. Musik yang kurang baik dan kurang tepat dapat merusak suasana drama. 
6. Menanggapi Hasil Pementasan 
Apa yang harus ditanggapi dari hasil pementasan? Hal-hal yang ditanggapi penonton dari sebuah pementasan, antara lain akting, aktor, penokohan, kostum, tata rias (make-up), musik, latar, dan penataan panggung.
18 4 18