Jawabanmu

2014-03-03T15:42:48+07:00
Mamalia
Jantung mamlia terbagi menjadi 4 ruang, yaitu :- 2 atrium : – 1 atrium dekster (serambi kanan)– 1 atrium sinister (serambi kiri)- 2 ventrikel : – 1 ventrikel dekster (bilik kanan)– 1 ventrikel sinister (bilik kiri)Sekat di antara ventrikel kiri dan ventrikel kanan sempurna sehingga tidak terjadi percampuran darah yang kaya O2 dan yang miskin O2 . Peredaran darah reptilia merupakan peredaran darah ganda.
B. Sistem Sirkulasi pada ManusiaFungsi darah :1. Sebagai alat transport :
- O2 dari paru-paru diangkut keseluruh tubuh- CO2 diangkut dari seluruh tubuh ke paru-paru- Sari makanan diangkut dari jonjot usus ke seluruh
jaringan yang membutuhkan.- zat sampah hasil metabolisme dari seluruh tubuh
ke alat pengleluaran.- Mengedarkan hormon dari kelenjar endokrin (ke-lenjar buntu) ke bagian tubuh tertentu.2. Mengatur keseimbangan asam dan basa3. Sebagai pertahanan tubuh dari infeksi kuman4. Untuk mengatur stabilitas suhu tubuh
1. Sel-sel darah (bagian padat)a. Eritrosit (sel darah merah)Tidak berinti, mengandung Hb (protein yang mengandung senyawa hemin dan Fe yang mempunyai daya ikat terhadap O2 dan CO2), bentuk bikonkav, dibuat dalam sumsum merah tulang pipih sedang pada bayi dibentuk dalam hati. Dalam 1 mm3 terkandung  5 juta eritrosit (laki-laki) dan  4 juta eritrosit (wanita).Setelah tua sel darah merah akan dirombak oleh hati dan dijadikan zat warna empedu (bilirubin).b. Leukosit (leukosit)
Mempunyai inti, setiap 1 mm3 mengandung 6000 – 9000 sel darah putih, bergerak bebas secara ameboid, berfungsi melawan kuman secara fagositosis, dibentuk oleh jaringan retikulo endothelium disumsum tulang untuk granulosit dan kelenjar limpha untuk agranulosit.Leukosit, meliputi :- Granulosit : merpakan sel darah putih yang
bergranula :Neutrofil : granula merah kebiruan, bersifat fagosit.Basofil : granula biru, fagosit.Eosinofil : granula merah, fagosit.- Agranulosit : merupakan sel darah putih yangsitoplasmanya tidak bergranula :Monosit : inti besar, bersifat fagosit, dapat bergerak cepat.Limphosit : inti sebuah, untuk imunitas, tidak dapat bergerak.
c. Trombosit (sel darah pembeku)Tidak berinti dan mudah pecah, bentu tidak teratur, berperan dalam pembekuan darah, keadaan normal 1 mm3 mengandung 200.000 – 300.000 butir trombosit.Mekanisme pembekuan darah :mengeluarkana. Trombosit pecah tromboplastin/faktor antihemofili trombokinase.b. Protombin trombinCa++ dan Vit.Kc. Fibrinogen fibrin Untuk keperluan tertentu, misal dalam proses pengambilan darah dari donor, maka pembekuan darah dapat dihindarkan dengan jalan :
- Mendinginkan darah mendekati titik bekunya. Tujuannya untuk menhalangi pembentukan trombin.- Memberi garam natrium oksalat atau natrium sitrat. Tujuan mengendapkan ion Ca, sehingga pengubahan protrombin menjadi trombin terhambat.
- Pemberian heparin atau dikumarol yang merupakan zat antikoagulan (anti pembekuan darah). Zat ini digunakan untuk mencegah pembekuan darah dalam transfusi darah dan pada saat operasi.- Mencegah persentuhan dengan permukaan yang kasar, misal menggunakan alat pengambil darah yang sangat tajam dan permukaan alat yang licin dan halus.2. Plasma darah (cairan darah)a. Protein, meliputi :- fibrinogen : untuk pembekuan darah- albumin : menjaga tekanan osmotik darah- globulin : membentuk zat kebal / zat antibodiBerdasarkan kerjanya zat anti dibedakan :- prepsipitin : kerjanya menggumpalkan darah
- lisin : memecah antigen- antitoksin : menetralkan racun
b. Sari-sari makanan, meliputi :- glukosa- asam amino- asam lemak- gliserinc. Garam mineral, meliputi :- kation : Na+, K++, Ca++, Mg++- anion : Cl-, HCO3-, PO4-d. Zat hasil produksi sel, meliputi :- hormon- enzim- antibodie. Zat hasil sisa metabolisme, meliputi :- urea- asam ureatf. Gas-gas pelepasan, meliputi :- O2- CO2- N2