Jawabanmu

2014-09-12T17:53:17+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Tragedi bom Bali I yang terjadi pada 12 Oktober 2002 di kecamatan Kuta, Bali. Telahmenewaskan 220 orang dan mencederakan 209 orang lainnya yang kebanyakan merupakanorang asing. Peristiwa ini dianggap sebagai kasus pidana terorisme terbesar yang pernah terjadidi Indonesia. Beberapa warganegara asing yang tengah berlibur di Bali menjadi korban dari aksiini, antara lain Australia,Britania Raya, Amerika Serikat, Jerman, Swedia, Belanda, Perancis,Denmark, Selandia Baru,Swiss, Brasil, Kanada, serta beberapa Negara lainnya.Tindakan cepat segera diambil oleh kepolisian guna mengungkap sindikat yang ada di balik tragedi berdarah ini. Ditetapkan 3 pelaku utama, yakni Imam Samudra, Amrozi, dan AliGufron diikuti oleh anak buah mereka.Dengan adanya kejadian ini, Indonesia dirundung masalah yang berat terkait denganmasalah keamanan. Sebagai dampaknya kecaman terus berdatangan dari negara- negara lainnyadengan mengeluarkan travel warning dan secara tegas melarang warganya untuk datang keIndonesia.

Teroris yang terjadi di Bali adalah akibat kepentingan dakwah yang terganggu. Sebenarnya, bagi seorang muslim wajib untuk berdakwah menyerukan kebenaran. Dalam kontek bom Bali hal itu bisa terjadi tak bisa dilepaskan dari hegemoni global Amerika yang selalu menyudutkan gerakan Islam. Ada kebencian akibat ulah Negara adidaya yang semena-mena terhadap umat Islam. akhirnya, sebagai salah satu cara sebagaimana ditulis Imam Samudra (2004) dalam bukunya aku melawan teroris. Maka, diambillah jalan membom Bali karena disitulah berkumpul banyak bule dari luar. Memang ada yang menyalahkan, akan tetapi jika disimak dari sisi lain ternyata ada muatan pesan disitu. Teror yang terjadi bisa juga dilihat sebagai ekspresi kemarahan yang lama terpendam. Hingga ketika menemukan momentumnya, maka meletuskan amarah yang lama terpendam. Bukan berarti teror bom yang terjadi selama ini dilakukan oleh golongan aktifis Islam. Kalaupun ada kemungkinan akibat dari semangat juang yang tinggi yang bisa saja dimanfaatkan oleh golongan tertentu untuk kepentingan pragmatisnya.

19 3 19