Jawabanmu

2014-09-12T18:08:08+07:00
1. apabila kentang dimasukkan pada cairan yang bersifat hipotonik terhadap cairan di dalam sel kentang, maka terjadi peristiwa turgid (menggembung) pada sel-sel kentang, hal ini disebabkan cairan diluar kentang yang bersifat hipotonik akan bergerak menuju cairan yang bersifat hipertonik di dalam kentang, sehingga bentuk kentang akan terlihat menggembung.

2. apabila kentang dimasukkan pada cairan yang bersifat hipertonik terhadap cairan di dalam sel kentang, maka terjadi peristiwa plasmolisis (rusaknya membran sel) pada sel-sel kentang, hal ini disebabkan cairan didalam kentang yang sifatnya hipotonik akan bergerak menuju cairan yang bersifat hipertonik di luar kentang, sehingga bentuk kentang akan terlihat mengerut karena mengalami plasmolisis.