Jawabanmu

2014-03-03T10:39:57+07:00


  1.Pepaya

Mengonsumsi pepaya dapat memerlancar proses pembuangan sisa metabolisme atau menghindari sembelit. Enzim Papain juga dapat memecah makanan yang mengandung protein hingga terbentuk berbagai senyawa asam amino yang bersifat menghilangkan terbentuknya substansi yang tidak diinginkan akibat pencernaan yang tidak sempurna.

2. Berry

Buah-buahan merupakan sumber serat yang baik. Menurut para ahli gizi, raspberry, blackberry dan elderberry adalah sumber terbaik dari serat makanan, dengan 8 sampai 10 g serat per 1 cangkir penyajian.

3. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau adalah sumber makanan yang kaya akan zat besi  beta-karoten dan serat. Menurut para ahli gizi, sayuran hijau seperti bayam, lobak hijau, dan bit hijau, merupakan sumber serat terbaik. Satu cangkir penyajian mengandung 4 sampai 5 g serat.

  4.Jagung

Jagung mengandung banyak antioksidan. Sekitar setengah cangkir biji jagung, mengandung 2 gram serat. Popcorn (tanpa garam atau bumbu) juga merupakan makanan sumber serat, dengan sekitar 3,5 gram serat per tiga cangkir penyajian.

5. Alpukat

Alpukat hijau bermanfaat menanggulangi anemia, terapi kecantikan dan membantu regenerasi sel darah merah. Jenis buah ini juga banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan) sehingga bisa digunakan untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah sembelit.



6. Beras merah

Bahan ini merupakan salah satu jenis beras yang memiliki berbagai kandungan vitamin terutama Vit.B dan Vit.E. Manfaat beras merah sangat baik untuk menjaga kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Hal ini dikarenakan beras merah kaya dan kandungan mineral yang tinggi. Selain itu, beras merah juga mengandung berbagai zat seperti fenolat yang merupakan antioksidan kuat, selenium, dll. Beras merah memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengatasi gangguan pencernaan dan sembelit.

7. Buah Pir

Seperti kebanyakan buah-buahan dengan kulit yang bisa dimakan, pir adalah buah yang paling bergizi dan kaya serat ketika kulit mereka dikonsumsi secara utuh. Sebuah pir mengandung sekitar 5,5 gram serat.

8.brokoli

Kita semua tahu bahwa brokoli sangat baik untuk kesehatan. Brokoli dapat mencegah kanker dan juga mengandung banyak serat . Anda akan mendapatkan sekitar 5,1 gram dalam secangkir brokoli rebus.

9. Apel

Seperti halnya pir, apel adalah buah yang harus dimakan bersama dengan kulitnya. Karena di situlah, nutrisi dari apel tersimpan. Sebuah apel ukuran biasa mengandung sekitar 4,4 gram serat.

10. Jambu Biji Merah

Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.

11. Tomat

Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.


3 1 3
Komentar sudah dihapus
Komentar sudah dihapus
14. Kacang polong
Kacang polong yang diolah menjadi berbagai jenis makanan apapun adalah sumber serat yang lezat, serbaguna, dan murah. Satu cangkir kacang polong dapat mengandung sekitar 16,3 gram serat, dan secangkir kacang polong beku mengandung sekitar 8,8 gram setelah dimasak.
15. Kacang almond
Almond dan hampir semua jenis kacang lainnya merupakan sumber serat yang sangat baik, dikemas dengan lemak sehat, dan protein. Tetapi jumlah kalori almond cukup tinggi, sehingga tidak boleh terlalu banyak dalam mengonsumsinya
Jawaban paling cerdas!
2014-03-03T13:27:30+07:00
JENIS-JENIS BUAH 

ALPUKAT 
: Lemak sehat oleat (omega-9), vitamin E, zat besi, tembaga, kalium, serat, asam folat, dan vitamin B6. Membantu pembentukan sel darah merah, melembutkan dan mengencangkan kulit melalui pembentukan kolagen, mencegah anemia, membentuk reaksi basa dalam tubuh sehingga kekebalan tubuh meningkat, mengendalikan kadar ekolesterol jahat LDL dan menaikkan kadar ekolesterol baik HDL, membantu meringankan luka lambung dan radang usus besar, merupakan pencahar ringan. 

ANGGUR : Gula alami levulosa, magnesium, fruktosa, zat besi, dan aneka antioksidan (antara lain glutation). Meningkatkan fungsi ginjal dan pencernaan, memacu proses pembuangan racun dalam hati, memperbaiki kekebalan tubuh, membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia, penyedia energi seketika, pencahar alami (terutama kulit buah dan bijinya), memacu peremajaan sel dan menghambat penuaan (khususnya anggur warma gelap, seperti ungu, biru, atau hitam). 

APEL : Serat dan pektin, vitamin C, kuersetin. Pembersih racun dalam usus, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah flu dan penyakit infeksi lain, menjaga kesehatan mata, mengendalikan tekanan darah dan kadargula darah, mengurangi risiko stroke dan serangan jantung, menurunkan risiko kanker, menggiatkan sistem limfatik serta fungsi ginjal dan saluran kencing. jus apel berserat (diblender) baik untuk mengatasi gangguan pencernaan, baikdiare maupun sembelit. 

ASEM JAWA : Kalsium, fosfor, asam sitrat, asam tartarat, asam malat, asam pipekolat. Meningkatkan nafsu makan, membantu fungsi empedu dan organ pencernaan lainnya, mengontrol kadar kolesterol dan trigliserida darah, menggelontor kelebihan lendir (dahak, ingus,dll), pencahar ringan untuk mengatasi sembelit, serta meredakan sariawan. 

BELIMBING : Serat dan pektin, vitamin C, kalium, betakaroten. Menurunkan risiko kanker, mengatasi tekanan darah tinggi, membantu menyusutkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, mengurangi risiko stroke dan serangan jantung, melancarkan buang air besar dan mengobati sembelit, mengatasi lendir berlebihan, memperbaiki kekebalan tubuh, dan mengatasi flu 

DELIMA : Vitamin C, kalium, polifenol, beragam antioksidan di antaranya flavonoid, asam punisat. Mencegah dan mengatasi pembentukan kerak lemak pada dinding pembuluh darah, mengendalikan hipertensi, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung, meredakan diabetes, memperkecil risiko kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengatasi flu, meredakan demam, mengatasi gangguan menopause akibat ketidakseimbangan hormon estrogen. 

JAMBU BIJI : Vitamin C, kalium, kalsium, fosfor, sulfur, klorin, pektin. Menaikkan kekebalan tubuh, menggiatkan sistem limfatik dan mengatasi kanker, mencegah keropos tulang dengan cara membantu penyerapan mineral. Khasiat pengobatan jambu biji merah lebih baik dari pada yang putih/ kuning, karena lebih kaya antioksidan betakaroten. 

JERUK LEMON & JERUK NIPIS : Bioflavonoid, terpen, limonen, kalium, magnesium, kalsium, fosfor, tembaga, seng, zat besi, mangan, vitamin C, vitamin B1. Menggiatkan fungsi hati dan ginjal menguras racun, mengaktifkan fungsi otak, membuat rileks, meningkatkan kekebalan tubuh, mengatasi flu dan demam, memperkecil risiko kanker.

JERUK MANIS : JERUK BESAR (JERUK BALI) JERUK KEPROK, JERUK PERAS : Vitamin C, pektin, limonen, hesperidin. Meningkatkan kekebalan tubuh, mengendalikan kadar kolesterol darah, memperkecil risiko stroke dan serangan jantung, mengatasi radang, mengurangi risiko kanker. 

KESEMEK :Gula buah, pati, serat dan pektin, vitamin C, betakaroten, fosfor, kalium. Mengatasi hipertensi, menaikkan kekebalan tubuh dan menangkal flu, membentuk kondisi basa dalam darah sehingga dapat menghilangkan lendir berlebihan (dahak, ingus, dll.), serta meredakan sembelit. 

KIWI : Vitamin C, serat dan pektin, betakaroten, vitamin E, kalium, zat besi. Mengurangi risiko dan membantu mengatasi stroke dan penyakit jantung, mengendalikan hipertensi, membuat rileks, meningkatkan kekebalan tubuh, memacu peremajaan sel dan melembutkan kulit, dan mengatasi anemia. 

MANGGA : Gula buah, asam galat, vitamin C, betakaroten, serat dan pektin. Memperbaiki pencernaan, menggiatkan fungsi pembersihan racun dalam tubuh, menyusutkan risiko stroke dan serangan jantung, mengurangi risiko kanker, meremajakan sel, meredakan demam, dan meredakan bau badan. 





6 4 6