Jawabanmu

2014-09-11T21:28:49+07:00
RATU INTEN DEWATA & PANGERAN SANTRI  (1530 – 1578) Pada masa kekuasaan Nyai Ratu Dewi Inten Dewata, pengaruh ajaran Islam mulai berkembang di wilayah kerajaan dan menjadi kerajaan Islam karena Ratu Dewi Inten Dewata diperistri oleh Pangeran Santri / Kusumadinata I yang beragama Islam. Pangeran Santri ini merupakan cucu dari Pangeran Panjunan (kakak ipar Sunan Gunung Djati di Cirebon). Buyut Pangeran Santri adalah Syekh Datuk Kahfi merupakan pendiri pesantren pertama di Cirebon.  Pernikahan Ratu Inten Dewata dengan Pangeran Santri, mengakhiri masa Hindu di Sumedanglarang, sekaligus awal penyebaran agama Islam. Dari pernikahan itu, akhirnya Pangeran Santri dinobatkan menjadi penguasa Sumedanglarang dengan gelar Ki Gedeng Sumedang pada tanggal  21  Oktober  1530.  Dengan  dinobatkannya Pangeran Santri sebagai penguasa Sumedang, maka secara tidak langsung Sumedang masuk ke dalam pengaruh Cirebon. Selain itu, Pangeran Santri turut berjasa sebagai tokoh penyebar agama Islam di daerah Sumedang. Nyi Mas Ratu Inten Dewata dan Pangeran Santri dikaruniai enam orang anak yang antara lain : Pangeran Angkawijaya (Pangeran Kusumahdinata II / Prabu Geusan Ulun), Kiai Rangga Haji, Kiai Demang Watang, Santowan Wirakusumah, Santowan Cikeruh, dan Santowan Awiluar. Sementara itu, Pangeran Angkawijaya sempat menimba ilmu di Kerajaan Pajang (penerus Demak) saat itu dipimpin oleh Hadiwijaya / Jaka Tingkir. Raja itu dinilai memiliki ilmu agama serta pemerintahan yang cukup tinggi. Pangeran Angkawijaya lantas berguru pada tokoh tersebut di Pajang. Ketika berguru disana sekitar 3 sampai 5 tahun, Pangeran Angkawijaya bertemu dengan Ratu Harisbaya yang berasal dari Sampang Madura. Maka perasaan cinta pun mulai tumbuh pada hati mereka berdua. Tetapi, percintaan mereka terputus akibat Pangeran Angkawijaya harus kembali ke Sumedanglarang untuk meneruskan tahta ayahnya yang telah wafat. Pangeran Santri wafat pada tanggal 2 Oktober 1579, kemudian dimakamkan di Dayeuh Luhur.Sementara itu, Ratu Pucuk Umum setelah wafat dimakamkan di Pasarean Kota Sumedang. Bersamaan dengan berakhirnya kekuasaan Pajajaran (8 Mei 1579), maka Sumedanglarang dibawah kekuasaan Pangeran Angkawijaya disebut-sebut sebagai penerus “resmi” dari Kerajaan Pajajaran.
Jawaban paling cerdas!
2014-09-11T21:37:55+07:00
Ratu Inten Dewata adalah anak dari Dalem Pasehan dan isteri dari Prabu Siliwangi. Ia adalah ratu di Kerajaan Mandala.
1 5 1