Jawabanmu

2014-09-11T15:31:24+07:00
Melahirkan .............................................................................
1 5 1
2014-09-11T15:36:28+07:00
Pada dasarnya kacang merah bisa tumbuh di medim manapun, akan tetapi jauh lebik maksimal lagi jika ditanam di daerah dengan iklim basah sampai kering pada ketinggian yang bervariasi di atas permukaan laut. BUncis sebagai tanaman kacang merah tidak membutuhkan curah hujan khusus akan tetapi sangat baik jika ditanam di wilayah dengan curah hujan 1.500 sampai 2.500 mm/tahun. Tanaman buncis sebagai penghasil kacang merah memerlukan cahaya matahari yang banyak untuk proses tumbuh dengan kisaran angka 400 sampai 800 feetcandles. Dengan demikian, tanaman kacang merah atau buncis sama sekali bukan tanaman yang memerlukan pohon pelindung. Adapun soal suhu, kacang merah tumbuh optimal di angka 20 sampai 30 derajat celsius. Sementara itu tingkat kelembaban udara yang baik bagi tanaman buncis atau kacang merah adalah pH 5 sampai pH 6. Jika tanaman kacangmerah sangat rimbun maka kelembaban udara juga tentu akan semakin tinggi.
Sementara itu, media tanam terbaik bagi tanaman kacang merah adalah tanah andosol dan regosol karena memiliki sistem drainase yang baik. Tanah andosl misalnya hanya dijumpai di daerah pegunungan dengan iklim dan curah hujan di atas 2.500 mm per tahunnya. Tanah di wilayah ini memiliki kecenderungan warna hitam sebab mengandung humus atau bahan organik yang tinggi. Selain itu, tanah andosol memiliki tekstur yang lempung hingga sama dengan debu dan permebilitasnya sedang. Sementara itu tanah regosol memiliki warna yang cenderung kelabi, coklat dan terkadang juga kekuningan. Teksturnya seperti berpasir hingga berbutir tunggal. Medium tanam terbaik bagi buncis (tanaman kacang merah) adalah yang gembur, remah, subur tentunya dan memiliki tingkas keasaman sedang (pH 5,5-6). Jika kelembabannya kurang maka pertumbuhan tentu akan terganggu.
Proses pemeliharaan dalam sistem budidaya kacang merah, sama seperti jenis tanaman lainnya, menempati peranan yang penting. Proses pemeliharaan tersebut meliputi pemupukan, penyiraman, penyiangan, dan penanggulangan hama penyakit. Tanaman kacang merah memerlukan sistem pemupukan yang baik untuk mengoptimalkan hasil panen. Akan jauh lebih baik jika menggunakan pupuk organik mengingat kacang merah merupakan komponen sayuran dengan nutrisi yang baik. Jika menggunakan pupun an-organik, tentu sedikit banyak akan mempengaruhi kandungan gizinya. Sementara itu, proses penyiraman juga penting. Banyak petani yang merasa telah memenuhi syarat tanam dari buncis dan dalam perkembangannya kemudian lalai dan tidak melakukan proses penyiraman secara teratur. Padahal tingkat kelembaban tanah pada medium tanam kacang merah sangat penting.
Untuk masing-masing hama bisa diatasi dengan pestisida organik. Hanya saja intensitasnya yang berbeda-beda. Untuk hama semacam ulat penggulung misalnya, dilakukan penyemprotan 7 hari penuh sampai tanaman terbebas.
Bersihkan lahan dari gulma seperti rumput liar. Kemudian gemburkan tanah dengan cara dicangkul dan dibajak.Selanjutnya, siapkan bedengan dengan ukuran lebar kurang lebih 60 sampai 80 cm. Sementara itu jakar antara bedengan yang satu dengan yang lainnya adalah 30 cm. Adapun tinggi bedengan sebaiknya 30 cm dan panjang bedengan tergantung pada luas lahan yang petani miliki.Apabila dirasa pH tanah lahan kurang baik, petani bisa melakukan langkah pengapuran pada lahan yakni dengan mencampurkan dolomit sebanyak 1 sampai 2 ton per hektar tanah dengan lahan secara merata pada kedalaman 30 cm.Selain itu, untuk menambah kesuburan lahan tanam, aplikasikanlah pupuk di bedengan. Langkah ini tidak mutlak jika dirasa tanah cukup subur.Setelah bedengan siap, buatlah lubang tanam dengan ukuran 20x50 xm, 40x60 cm dan 30x40 cm (ukuran untuk kacang tanah tipe merambat). Sementara untuk kacang tanah tipe tegak, ukuran lubang tanamnya adalah 20x40 cm dan 30x60 cm. lalu tanam bibit dalam satu lubang bisa diisi 2 bibit
3 4 3