Jawabanmu

2014-03-02T22:19:18+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
DOA Tuhanku Dalam termenungAku masih menyebut nama-Mu Biar susah sungguh Mengingat Kau penuh seluruh Caya-Mu panas suciTinggal kerlip lilin di kelam sunyi Tuhanku Aku hilang bentuk Remuk TuhankuAku mengembara di negeri asing Tuhanku Di Pintu-Mu aku mengetuk Aku tidak bisa berpaling (Karya: Chairil Anwar) Analisis Unsur Intrinsik Puisi “Doa”1. Tema : Ketuhanan.2. Nada dan Suasana Nama berarti sikap penyair terhadap pokok persoalan (feeling) atausikap penyair terhadap pembaca. Sedangkan suasana berarti keadaanperasaan pembaca sebagai akibat pembacaan puisi. Nada yang berhubungan dengan tema ketuhanan menggambarkanbetapa dekatnya hubungan penyair dengan Tuhannya. Berhubungan denganpembaca, maka puisi “Doa” tersebut bernada sebuah ajakan agar pembacamenyadari bahwa hidup ini tidak bisa berpaling dari ketentuan Tuhan.Karena itu, dekatkanlah diri kita dengan Tuhan. Hayatilah makna hidup inisebagai sebuah “pengembaraan di negeri asing”.3. Perasaan Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Dalam puisi”Doa” gambaran perasaan penyair adalah perasaan terharu dan rindu.Perasaan tersebut tergambar dari diksi yang digunakan antara lain:termenung, menyebut nama-Mu, Aku hilang bentuk, remuk, Aku tak bisaberpaling.4. Amanat Sesuai dengan tema yang diangkatnya, puisi ”Doa” ini berisi amanatkepada pembaca agar menghayati hidup dan selalu merasa dekat denganTuhan. Agar bisa melakukan amanat tersebut, pembaca bisa merenung(termenung) seperti yang dicontohkan penyair. Penyair juga mengingatkanpada hakikatnya hidup kita hanyalah sebuah ”pengembaraan di negeri asing”yang suatu saat akan kembali juga. Hal ini dipertegas penyair pada baitterakhir sebagai berikut: Tuhanku, Di Puntu-Mu Aku mengetuk Aku tidak bisa berpalin.
huh copas ya...
kelihatan
yang ditanya apa jawabnya apa