Jawabanmu

2014-07-11T05:37:20+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Perang Pattimura disebabkan oleh rakyat menolak pemberlakuan penyerahan wajib.Perlawanan rakyat Saparua disebabkan oleh penindasan kaum penjajah. Pemerintah kolonial Belanda memberlakukan kembali penyerahan wajib dan wajib kerja di Maluku. Hal ini membuat rakyat Saparua makin menderita. Perlawanan rakyat Saparua dipimpin oleh Kapitan Pattimura, Anthony Reebok, Christina Martha Tiahahu, de le el
2014-07-11T05:59:01+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Secara singkat perlawanan Kapiten Pattimura

Diawali ketika Inggris menggantikan Belanda pada (1811 - 1816), penduduk Maluku tidak merasa tertekan, karena Inggris membayar hasil bumi dengan harga yang tinggi dari pada Belanda, juga kapal-kapal Inggris sering datang membawa barang-barang yang berguna bagi penduduk, kerja paksa dikurangi, dan yang tak kalah penting bagi perjuangan bangsa adalah Inggris menghargai pemuda Maluku untuk ikut dinas angkatan perang Inggris sebagai prajurit penuh. Akan tetapi, Belanda kembali ke Maluku pada 1817. Timbul rasa gelisah di antara penduduk dan berniat menolak kembali Belanda ke tanah Maluku. Pusat perlawanan mulai tumbuh, terutama di Saparua, dibawah pimpinan Thomas Matulessy (Pattimura) dan pemimpin-pemimpin lainnya, seperti Antonie Rhebox, Thomas Pattiweal, Lucas Lattumahina, Said Perintah, Paulus Tiahahu, dan Ulupoha. Rakyat bergerak menolak kembalinya Belanda.