Jawabanmu

  • Pengguna Brainly
2014-09-10T16:44:42+07:00
a.       Ratifikasi HAM dalam bidang politik
1.      Konvensi Jenewa 1949 tentang peraturan atau norma-norma dalam kondisi perang, diratifiksi oleh Indonesia pada 30 September 1958.
Saat Indonesia melakukan ratifiksi terhadap hasil konvensi tersebut, dapat dikatakan Indonesia masih merupakan Negara yang baru merdeka. Fakta tersebut dengan jelas mengindikasikan kepentingan nasional Indonnesia dalam isu yang diangkat dan disepakati dalam perjanjian tersebut. Contohnya dalam perjanjian disebutkan bahwa butir kesepakatan yang tertuang dalam hukum humaniter tersebut akan berlaku untuk semua peristiwa perang yang diumumkan atau setiap peristiwa bersenjata lainnya. Sekalipun keadaan perang tidak diakui oleh salah satu Negara yang berperang. Indonesia yang notabene masih merupakan  Negara kecil yang baru memulai transisi pasca penjajahan tentu sangat diuntungkan oleh poin perjanjian tersebut. Posisi tawar Indonesia di mata dunia yang masih sangat rendahkala itu dapat diamankan dengan ratifikasi yang dilakukan Indonesia dalam hal ini agar Negara-negara kolonial dapat lebih berhati-hati dalam membuat kebijakan luar negerinya yang dapat memicu konflik dengan Indonesia.Lebih jauh di dalam perjanjian tersebut disebutkan meskipun salah satu dari Negara-negara dalam pertikaian mungkin bukan peserta dalam konvensi, Negara-negara yang menjadi anggota konvensi ini akan sama terikatnya di dalam hubungan antar mereka. Mereka selanjutnya terikat oleh konvensi ini dalam hubungan dengan Negara bukan peserta, apabila Negara yang tersebut kemudian ini menerima dan melaksanakan ketentuan-ketentuan konvensi ini. Dengan pernyataan tersebut, Indonesia dapat meloloskan kepentingan nasionalnya dalam hal keamanan karena kondisi dunia pada masa tersebut yang relative belum stabil dan kemungkinan-kemungkinan akan pecahnya konflik bersenjata yang member dampak buruk terhadap Indonesia. Perjanjian tersebut sedikit banyak dapat dimasukkan ke dalam ratifikasi HAM Indonesia dalam bidang politik. Karena di dalamnya termuuat Hak Asasi Indonesia sebagaii Negara, serta hak-hak yang dimiliki setiap warga masyarakat yang bernaung di dalamnya.Dari analisa diatas, kita dapat melihat bahwa motivasi Indonesia untuk melakukan ratifikasi sejatinya bertolak dari kepentingan nasional Indonesia itu sendiri. Namun dewasa ini, dengan melihat berbagai peristiwa yang terjadi, agaknya ratifikasi tersebut belum cukup untuk menggambarkan penanganan HAM di level domestik Indonesia. Mengapa? Alasan yang paling mungkin terlihat ialah bagaimana dalam berbagai konflik internal yang terjadi di tanah air, nilai-nilai yang terdapat dalam perjanjian tersebut belum mampu diadaptasi oleh pemerintah Indonnesia. Masih ditemukan begitu banyak kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di dalamnya. Contohnya yang terjadi di Timor-Timur dan Aceh. Hal ini seharusnya mampu dihindari pemerintah karena dapat memberi citra buruk terhadap dunia internasional atau bahkan mendapat sanksi internasional.
2014-09-10T16:53:44+07:00
Maksudnya: Indonesia mengesahkan instrumen-instrumen internasional HAM dan keputusan ini membawa konsekuensi yang mendasar. yaitu jika Indonesia tidak mampu menegakkan HAM di Indonesia, maka Indonesia harus mnerima bahwa pelanggaran di Indonesia harus dibawa ke Pengadilan Internasional
3 3 3