Jawabanmu

2014-01-08T14:05:09+07:00
Bilangan oksidasi atau tingkat oksidasi suatu atom unsur dalam suatu senyawa merupakan muatan listrik yang dihasilkan ketika atom logam bereaksi dengan atom nonlogam. Contoh : Pada senyawa ion NaCl, atom Na melepas satu elektron dan elektron itu ditarik oleh atom klor. Atom Na berubah menjadi ion +1 dan atom klor berubah menjadi ion -1. Dikatakan bahwa bilangan oksidasi ion Na+ = 1+ dan ion Cl- = 1-.            Dalam molekul HCl tidak terjadi perpindahan elektron, namun atom Cl mempunyai daya tarik terhadap elektron lebih kuat dibanding atom H. Karena itu, atom Cl lebih elektronegatif sedang H lebih elektropositif. Bilangan oksidasi atom H = +1 dan atom Cl = -1.            Pada molekul unsur, contohnya H2, tidak terdapat perbedaan daya tarik terhadap elektron. Oleh karena itu, bilangan oksidasi atom H = 0.Dari uraian di atas, bilangan oksidasi secara umum menunjukkan muatan atom unsur pada molekul atau ion yang dibentuk. Karena bilangan oksidasi ion berasal dari perpindahan elektron sedang molekul dari daya tarik terhadap elektron, maka agar perbedaan itu tampak, penulisan bilangan oksidasi dibedakan dari penulisan muatan listrik
.            Walaupun penentuan bilangan oksidasi dapat dilakukan dengan cara di atas, namun cara itu jarang digunakan. Secara umum, lebih mudah menentukan bilangan oksidasi dengan menggunakan suatu aturan.