Jawabanmu

2014-09-10T15:08:27+07:00
Nama huruf ayin diturunkan dari Proto-Semitik *ʿayn- "mata" (bahasa Inggris: eye), dan huruf Fenisia mempunyai bentuk "mata", awalnya diturunkan dari hieroglif Mesir ı͗r . Sampai sekarang, ʿayin dalam bahasa Ibrani, Arab dan Malta berarti "mata" (ʿayno dalam bahasa Asyur). Bunyi yang dilambangkan oleh ayin adalah umum dipakai oleh banyak rumpun bahasa Afro-asiatik (Afrasiatik), seperti bahasa Mesir kuno, bahasa Kush dan rumpun bahasa Semit. Sejumlah pakar percaya bahwa ini mirip dengan bunyi bahasa Proto-Indo-Eropa yang ditulis sebagai h3, meskipun masih diperdebatka.
2014-09-10T16:58:20+07:00
Nama huruf ini diturunkan dari Proto-
Semitik *ʿayn- "mata" (bahasa Inggris :
eye), dan huruf Fenisia mempunyai bentuk
"mata", awalnya diturunkan dari hieroglif
Mesir ı͗r
. Sampai sekarang, ʿayin dalam bahasa
Ibrani, Arab dan Malta berarti
"mata" (ʿayno dalam bahasa Asyur).
Bunyi yang dilambangkan oleh ayin adalah
umum dipakai oleh banyak rumpun bahasa
Afro-asiatik (Afrasiatik), seperti bahasa
Mesir kuno, bahasa Kush dan rumpun
bahasa Semit. Sejumlah pakar percaya
bahwa ini mirip dengan bunyi bahasa
Proto-Indo-Eropa yang ditulis sebagai h 3 ,
meskipun masih diperdebatkan (lihat teori
Laryngeal ).
Transliterasi
"ʿAyin" biasanya ditransliterasi (alih
aksara) ke dalam [[alfabet Latin) dengan
ʿ, (U+02BF) "modifier letter left half
ring" (dalam jangkauan Spacing Modifier
Letters). Hal ini juga terjadi dalam
romanisasi DIN 31635 untuk bahasa Arab.
Simbol ini berasal dari "romanisasi Semitik"
dan transliterasi Mesir kuno, yang diilhami
oleh spiritus asper Yunani. Contoh: nama
huruf itu sendiri, ʿayin.
Simbol "setengah lingkaran sebelah kiri"
sering diganti dengan simbol yang mirip
misalnya "c" superskrip ( c) atau dengan
kode khusus Unicode ᶜ (U+1D9C MODIFIER
LETTER SMALL C), ʻ (U+02BB MODIFIER
LETTER TURNED COMMA) sebagaimana
dalam romanisasi huruf Arab ALA-LC ,
tanda kutip pembuka tunggal (‘), tanda
aksen grave (grave accent ) (`), ˁ (U+02C1
MODIFIER LETTER REVERSED GLOTTAL
STOP), atau simbol faringeal IPA [ ʕ ] (U
+0295 LATIN LETTER PHARYNGEAL VOICED
FRICATIVE) dan [ˤ] (U+02E4 MODIFIER
LETTER SMALL REVERSED GLOTTAL STOP).
Namun, substitusi semacam itu tentunya
menimbulkan banyak kerancuan, misalnya
dengan konsonan glottal stop hamza.