Baca artikel dibawah ini lalu beri analisis kalian !
Baru 31 Persen di Indonesia Yang Nontunai
Mastercard advisors mengeluarkan laporan global terbaru berjudul The CashlessJourney.Laporan ini melacak bagimana 33 negara bergerak dr masy dg basis pembayaran tunai menuju masy nontunai.Laporan yg diterbitkan olh MasterCard Advisors tsb mengidentifikasi teknologi terbaru,progm pemerntah,&pilihan konsumen sbg faktor kunci yg mendorong pergeseran ini,serta menciptakan ekonomi yg lbh produktif&inklusf.Berdasarkn studi tsb,pembayaran nontunai di Indo terhitung sebesar 31 persen dr total pembyaran yg dilakukan konsumen.Hasil nilai ini menempatkan Indo msuk ke dlm kategori neg yg berada dlm thp awal bersama dg negara lain,sept Nigeria,Rusia &Kolombia.Neg tsb baru mulai untk beralih dr pembayaran tunai.Laporan ini mengidentifikasi Belgia(sekitar 93 persen pengeluaran konsumen dilakukan melalui pembayaran nontunai),Perancis(92 persen),Kanada(90 persen),Inggris(89 persen),Swedia(89 persen),Australia(86 persen),Belanda(85 persen) sbg negara dimana pembayaran nontunai hampir dilakukan dimanapun.Hal ini melambangkan adanya perubahan besar dr pembayara tunai mnjd pembayaran nontunai dg memanfaatkan teknologi,spt EMV chip yg mdh dibawa kemana" serta infrastruktur pembayaran lain.Sebaliknya,negara dg ekonomi berkembang spt Indonesia(31persen),Rusia(31persen),&Mesir(7persen)baru sj memulai perjalanan mnjd masy nontunai,tp dlm banyak kasus,perubahan bentuk pembayaran tunai di negara tsb lebih cpt dibanding dg negara maju tertentu.

1

Jawabanmu

2014-03-01T21:51:45+07:00
Dengan pembayaran non tunai artinya masyarakatnya dan teknologinya sudah lebih maju peradabannya dan lebih berpendidikan karena non tunai spt kita tahu ribet dan tdk likuid uangnya, harus ditukarkan tlebih dahulu/ hrs ke merchant yang punya alat utk pmbayaran non tunai. analisa singkatnya bgitu menurut saya, maaf kalo salah.
anda mau analisa dari sudut pandang apa? :D