Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-09-09T10:32:36+07:00
Bangsa Portugis kali pertama
mendarat di Maluku, terutama di
Kerajaan Ternate pada tahun 1511,
setelah mereka menguasai Kerajaan
Malaka. Kedatangan Portugis di
Maluku berikutnya pada tahun 1513
bertujuan menjalin kerja sama di
bidang perdagangan, terutama
rempah-rempah, dengan Kerajaan
Ternate, Tidore, Bacan, dan beberapa
kerajaan kecil di sekitarnya.
Hubungan kerja sama di bidang
perdagangan antara rakyat Maluku
dengan Portugis pada saat itu dapat
berjalan dengan baik. Akan tetapi,
Ternate merasa dirugikan oleh
Portugis karena keserakahannya
dalam memperoleh keuntungan
melalui usaha monopoli perdagangan
rempah-rempah.
Pada tahun 1533, Sultan Ternate
menyerukan kepada seluruh rakyat
Maluku, Papua/Irian, dan Jawa agar
membantu Ternate untuk mengusir
Portugis di Maluku. Perlawanan
tersebut berakhir dengan perundingan
damai dan bangsa Portugis masih
diberi kesempatan untuk bertempat
tinggal sementara di Ternate.
Pada tahun 1570, rakyat Ternate yang
dipimpin oleh Sultan Hairun dapat
kembali melakukan perlawanan
terhadap bangsa Portugis yang masih
berusaha untuk menguasai
perdagangan. Namun, Sultan Hairun
dapat diperdaya Portugis hingga
akhirnya tewas terbunuh di dalam
benteng Duurstede. Perlawanan rakyat
Maluku terhadap Portugis selanjutnya
dipimpin oleh Sultan Baabullah pada
tahun 1574. Perlawanan rakyat
Ternate kali ini berhasil dan bangsa
Portugis diusir yang kemudian
bermukim di Pulau Timor.
#MaafKepanjangan
28 4 28
terimakasih ;-)
thank you
setauku tahun 1511-1641 masih di aceh,,, aku bacadibuku sejarah indonesia klas xi smstr 1,