Jawabanmu

2014-02-27T20:46:32+07:00
Keterangan mengenai posisi kesultanan Buton dalam Jalur Perdagangan di nusantara terdapat dalam laporan Tome Pires (1512-1515).  Menurut Pires perjalanan yang lebih singkat bagi orang Portugis ke Maluku tidak melalui pantai Jawa,melainkan melalui Singapura ke Borneo, ke Pulau Butun (Buton) lalu ke Maluku.  Jalur ke kepualauan Maluku itu dikenal sebagai jalur yang paling baik dan cocok (Cortesao,1944:220).Sebelum kedatangan VOC memang ada tiga jalur perdagangan dan pelayaran rempah-rempah di sulawesi tenggara.  Ketiga jalur itu adalah :Jalur Makassar- (selat) Tiworo Wawonii-Bungku (Tombuku)-Banggai-Ternate; dengan kemungkinan singgah diselayar, sinjai, Kabaena, poleang/Rumbia,Tinanggea, Moramo, Kendari.Jalur Makassar-Baubau-Lohia (Muna)-Wawonii- seterusnya Bungku-Banggai Ternate.Jalur Makassar-Baubau-Wakatobi-Buru-Ambon-Banda. (Burhanuddin :1978)Dalam deskripsi Schrieke (1955:119-20) menyebutkan dalam pelayaran nusantara merupakan salah satu mata rantai dan pelayaran dan perdagangan yang terkait dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga maluku dan Pilipina.  Dari sini sebenarnya peran pelabuhan Baubau adalah penghubung antara wilayah barat dengan wilayah timur Indonesia. (La Malihu : 1998)
7 3 7
thengkyu bray (y)
Siap (y)
Komentar sudah dihapus