Jawabanmu

2014-02-27T18:30:51+07:00
Kegiatan eksplorasi dan eksploitasi tambang di Indonesia telah dimulai sejak masa kolonial berkuasa. Sebagai negara terjajah tidak banyak yang bisa dilakukan oleh rakyat Indonesia melihat kekayaan alamnya dikuasai oleh bangsa asing. Selama tiga setengah abad lamanya bangsa kita merasakan pahitnya kehidupan bersama penjajah Belanda, ditambah lagi dengan tiga setengah tahun dijajah oleh Jepang. Rakyat diperas tenaganya untuk mengerjakan proyek–proyek yang menguntungkan penjajah dengan imbalan yang tidak sesuai bahkan dipekerjakan tanpa imbalan melalui romusha dan rodi. Kondisi itulah yang kemudian mendorong aktivis pro kemerdekaan berjuang untuk memerdekakan Indonesia. Di masa kemerdekaan segala upaya untuk meningkatkan pendapatan negara melalui sektor pertambangan terus dilakukan pemerintah. Dalam Garis-garis Besar Haluan Negara dikemukakan bahwa pembangunan pertambangan dalam Repelita V diarahkan pada pe­manfaatan sebesar mungkin kekayaan tambang bagi pembangunan nasional dan ditujukan untuk menyediakan bahan baku bagi industri dalam negeri, meningkatkan ekspor dan penerimaan negara serta memperluas kesempatan berusaha dan lapangan kerja. Pem­bangunan pertambangan terutama dilakukan dengan penganekaragaman hasil tambang serta pengelolaan usaha pertambangan se­cara efisien. Nah, untuk mencapai tujuan tersebut upaya inventarisasi dan pemetaan, eksplorasi serta eksploitasi perlu dilanjutkan, ditingkatkan dan diperluas kekayaan tambang dengan memanfaatkan teknologi yang tepat. Selanjutnya juga ditetapkan bahwa untuk dapat meningkat­kan pemanfaatan bahan dan hasil tambang, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri, perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan produksi dan usaha pemasarannya terutama ke luar negeri, serta usaha untuk mengolah bahan-bahan tambang tersebut agar dapat meningkatkan nilai tambah. Barang Tambang Barang tambang adalah sumber daya alam yang dalam mengusahakannya memerlukan proses penambangan yang meliputi kegiatan eksplorasi, eksploitasi, dan ekstraksi. Posisi Indonesia Indonesia berada di sisi Barat dari apa yang dinamakan “Pacific Ring of Fire” atau Cincin Berapi Pasifik yang ditandai dengan kegiatan vulkanik yang tinggi karena pergerakan lempeng-lempeng bumi yang menimbulkan gejolak tektonik di bawah permukaan bumi. Gejolak tektonik karena pergerakan lempeng-lempeng bumi ini menyebabkan bencana alam yang mengancam dalam bentuk letusan gunung berapi yang dalam situasi tertentu dapat memicu terjadinya tsunami seperti yang telah terjadi di Indonesia dalam waktu beberapa tahun belakangan ini. Di pihak lain, magma yang keluar dari perut bumi di Cincin Berapi Pasifik diperkirakan mengandung berbagai logam berharga, terutama emas dan tembaga.