Jawabanmu

2014-09-08T13:41:38+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Jiji Jerapah dan Kus Tikus

Dikisahkan hiduplah sekelompok binatang di sebuah kampung. Binatang binatang itu bekerja sesuai dengan keahliannya masing-masing. Di kampung
itu mereka saling bekerja sama untuk menyelesaikan pekerjaan. Pada suatu hari ada seekor jerapah yang tengah mencari pekerjaan. Sang Jerapah itu bernama Jiji. Dia ingin segera mendapat pekerjaan. Pekerjaan apa saja yang penting tidak merugikan orang lain. Masalahnya, Jiji terlalu tinggi untuk melakukan pekerjaan yang ditawarkan padanya.
Jiji terlalu tinggi untuk menjadi kondektur bus. Ketika berdiri di dalam bus,
ia harus menekuk leher dan itu membuat lehernya nyeri. Ia juga terlalu tinggi
untuk menjadi sopir truk. Lehernya terlalu panjang di ruang kemudi. Saat ia tekuk, hidungnya menyentuh kemudi truk.
“Hm, sepertinya, aku hanya cocok untuk melakukan pekerjaan di luar
ruangan. Ya, ya, “gumam Jiji pada suatu pagi, sambil matanya menerawang
memperhatikan sekitarnya.
Jiji mendatangi sebuah rumah. Ia menemui seekor tikus. Si tikus itu bernama
Kus. Si tikus tengah mengecat rumah itu. Kus berdiri di sebuah tangga pendek
sambil tangannya memegang kaleng cat. Kus kelihatan berat mengecat di situ.
“Halo, teman!” Sapa Jiji.
“Hai,” sahut Kus Tikus. Lalu, dari mulut keluar keluhan, “oh!”
“Ada apa?” Tanya Jiji.
“Tangga ini terlalu pendek. Aku jadi tidak bisa mencapai langit-langit,” ucap
Kus. “Ah andai saja aku punya teman kerja yang tinggi sepertimu! Ia pasti dapat
membantuku.”
“Aku bisa membantumu,” Jiji menawarkan diri. “Kau bisa menggunakan aku
sebagai tangga.”
“Sungguh?”
“Ya,” jawab Jiji yakin.
“Terima kasih, teman.”
Dengan gembira Kus Tikus naik ke leher sang Jerapah. Kemudian, dia
memegang kaleng cat dengan mulutnya. Dia merasa nyaman menempel
di leher sang jerapah. Dengan mudah si tikus menjangkau tempat-tempat
yang sulit. Si tikus mengecat langit-langit. Pekerjaan mereka sangat rapi. Pak
Beruang, sang pemilik rumah, sangat suka. Lalu, ia memberi ongkos lebih untuk
Kus Tikus dan Jiji Jerapah.
“Hore!” Seru Jiji senang. “Aku mendapat gaji pertamaku”
“Eh, teman, bagaimana kalau mulai saat ini kita bekerja sama? Daripada
aku membeli tangga yang lebih tinggi lebih baik aku menggunakanmu saja
sebagai tangga. Bagaimana?” usul Kus.
“Ya,ya, aku mau,” sahut Jiji gembira.
Akhirnya, mulai saat itu Jiji dan Kus bekerja sama sebagai tukang cat di
kampung tersebut. Mereka tidak pernah kehabisan pekerjaan. Di kampungkampung
lain pun mereka banyak ditawari pekerjaan. Di mana pun mereka
bekerja dengan baik. Pekerjaan mereka selalu rapi dan memuaskan sehingga
banyak yang menggunakan jasa mereka. Hati mereka senang dan gembira.


Struktur teksnya : orientasi, komplikasi, resolusi, koda

1 1 1
2014-09-08T14:32:36+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
                                     kupu-kupu berhati mulia
  dikisahkan pada suatu hari yang cerah ada seekor semut berjalan-jalan ditaman.ia sangat bahagia karena bisa berjalan-jalan melihat taman yang sangat indah.sang semut berkeliling taman sambil menyapa binatang-binatang yang berada di taman itu.
     ia melihat seekor kepompong diatas pohon.sang semut mengejek bentuk kepompong yang jelek dan tidak bisa pergi kemana-mana.
"hei,kepompong alangkah jelek nasibmu. kamu hanya bisa menggantung diranting itu.ayo jalan-jalan,lihat dunia yang luas ini.bagaimana nasibmu jika ranting itu patah?" 
sang semut selalu mebanggakan dirinya yang bisa pergi ketempat ia suka.bahkan,sang semut kuat mengangkat beban yang lebih besar dari tubuhnya.sang semut merasa bahwa dirinya adalah binatang yang paling hebat.si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut.
pada suatu pagi sang semut kembali berjalan ketaman itu.karena hujan,genangan lumpur terdapat dimana-mana.lumpur yang licin membuat semut tergelincir dan jatuh kedalam lumpur.sang semut  hampir tenggelam dalam genangan lumpur itu.semut berteriak sekencang mungkin untuk meminta bantuan.
"tolong,bantu aku!aku tenggelam,tolong....tolong...!"
untunglah saat itu ada seekor kupu-kupu yang terbang melintas.kemudian,kupu-kupu menjulurkan sebuah rantingke arah semut.
"semut,peganglah erat-erat ranting itu!nanti aku akan mengangkat ranting itu".
lalu sang semut memegang erat ranting itu.si kupu-kupu mengangkat ranting itu dan menurunkannya ditempat yang aman.
     kemudian sang semut berterima kasih kepada kupu-kupu karena kupu-kupu telah menyelamatkan nyawanya.ia memuji kupu-kupu sebagai binatang yang hebat dan terpuji.
       mendengar pujian itu,kupu-kupu berkata kepada semut.
"aku adalah kepompong yang pernah kau ejek,"kata si kupu-kupu.
  ternyata,kepompong yang dulu diejek sudah menyelamatkan dirinya.
   akhirnya,sang semut berjanji kepada kupu-kupu bahwa dia tidak akan menghina semua mahkluk  ciptaan tuhan yang ada ditaman itu.

struktur teksnya:
orientasi
komplikasi
resolusi
koda