Jawabanmu

2014-09-08T10:49:25+07:00
KEADAAN PEDAGANG DI SEKITAR PIPP A.         Pendahuluan 1.      Latar Belakang Tempat wisata merupakan salah satu tempat yang berpotensi tinggi dalam hal ekonomi. Salah satu tempat wisata itu adalah MBK (Makam Bung Karno), yang merupakan makam the founding father sekaligus proklamator kemerdekaan Bangsa Indonesia. Tentunya sebagai makam tokoh penting dalam sejarah Indonesia, tempat ini sering dijadikan sebagai tujuan wisata, baik oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Karena tempat ini sangat berpotensi dalam bidang perekonomian, maka Pemkot Kota Blitar sangat memanfaatkan peluang tersebut, diantaranya dibangunnya sebuah tempat yang digunakan untuk tempat parkirnya kendaraan-kendaraan besar yang tempat itu sering kita kenal dengan nama PIPP. Di sekitar PIPP itu sendiri banyak kita temui para pedagang, dari pedagang asongan sampai pedagang yang membuka kios sendiri. Oleh karena itu, penulis ingin menulis sebuah laporan hasil observasi dengan judul “KEADAAN PEDAGANG DI SEKITAR PIPP” 2.    Perumusan Masalah Bagaimana keadaan pedagang di sekitar PIPP ? 3.    Tujuan Observasi Mengetahui keadaan pedagang di sekitar PIPP           B.          Pelaksanaan Observasi 1.      Lokasi Observasi Disekitar PIPP 2.      Waktu Observasi Pada hari Selasa, 19 Agustus 2014 3.      Subjek Observasi Subjek observasi yang penulis pilih dalam menjadi pihak narasumber adalah sebagian pedagang yang berjualan di sekitar lokasi PIPP 4.      Teknik Pengumpulan Data Penulis melakukan wawancara dengan narasumber guna mendapatkan informasi yang diperlukan dalam menulis laporan hasil observasi   C.          Hasil Observasi Setelah melakukan wawancara dan mengamati di sekitar lokasi, penulis mendapatkan data sebagai berikut: 1)    Beragam jenis barang yang dijual di sana, dari pakaian, asesoris, kerajinan, gerabah, mainan, souvenir, dan berbagai jenis barang yang lain. 2)    Kebanyakan dari mereka membuka kiosnya 24 jam, karena untuk berjaga-jaga apabila ada wisatawan yang tiba pada tengah malam 3)    Mereka memilih PIPP sebagai lokasi karena mereka menganggap PIPP adalah tempat yang strategis dan ramai pengunjung 4)    Mayoritas yang berjualan adalah dari kaum wanita, mulai dari sekitar usia 20 sampai lebih dari usia 50 tahun 5)    Cara yang mereka lakukan untuk menarik pembeli, diantaranya adalah; 1) menawarkan dagangannya dengan keluar dari kios, 2) melengkapi dagangannya, 3) menjual dengan harga yang relatif murah 6)    Penjual ini berdagang di tempat yang telah ditetapkan pemerintah setempat, jadi mereka tidak mengganggu aktifitas para wisatawan yang sedang berkunjung di sana serta tidak mengganggu lalu lintas yang ada.   D.         Penutup 1.    Kesimpulan Para pedagang yang berjualan di sekitar PIPP menjual berbagai macam jenis barang, seperti gerabah, souvenir, pakaian, dll. Mereka biasa membuka kiosnya selama 24 jam penuh, karena untuk berjaga-jaga apabila ada wisatawan yang tiba di tengah malam. Selain itu mereka juga menaati peraturan pemerintah setempat, yang menganjurkan berdagang di tempat yang telah disediakan, agar tidak mengganggu wisatawan dan lalu lintas. 2.    Saran Sebaiknya para pedagang ini terus menaati apa perintah pemerintah setempat, agar tercipta suasana yang teratur dan nyaman Sebaiknya pemerintah setempat terus meningkatkan kualitas perdagangan di sekitar PIPP, agar bisa memperoleh pendapatan yang lebih tinggi, serta bisa membantu mengatasi kasus pengangguran di wilayah kota Blitar



2014-09-08T11:07:21+07:00