Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-09-08T06:56:15+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Ciri-ciri enzim Enzim adalah senyawa protein yang bertindak sebagai biokatalisator, artinya senyawa tersebut mampu mempercepat reaksi kimia, tetapi zat itu sendiri tidak ikut bereaksi. Pada umumya enzim tersusun atas dua bagian yaitu: apoenzim yang mengandung protein, dan koenzim yang tidak mengandung protein. Enzim juga memiliki cirri-ciri lain seperti berikut: a.         Enzim bekerja spesifik, artinya enzim tidak dapat bekerja pada semua substrat, tetapi hanya bekerjaa pada substrattertentu saja.  b.        Enzim berupa koloid, artinya dalam larutan enzim membentuk suatu koloid sehingga aktivitasnya lebih besar. c.         Enzim dapat bereaksi dengan substrat asam maupun basa. Dengan arti, sisi aktif enzim mempunyai gugus R residu asam amino spesifik. d.        Termolabil, artinya aktivitas enzim dipengaruhi oleh suhu. Jika suhu rendah, kerja enzim akan lambat. Semakin tinggi suhu, reaksi kimia yang dipengaruhi enzim semakin cepat. Namun, jika suhu terlalu tinggi, enzim akan mengalami denaturasi.
 e.         Kerja enzim bersifat bolak-balik (reversibel), artinya enzim tidak dapat menentukan arah reksi, tetapi hanya mempercepat laju reaksi hingga mencapai keseimbangan.




6 4 6
2014-09-08T07:55:34+07:00
Definisi
Enzim yang berfungsi sebagai
katalisator protein merupakan
senyawa organik yang dihasilkan
sel dalam suatu reaksi kimia.
Enzim disebut sebagai
biokatalisator karena bekerja
sebagai katalis dalam tubuh
makhluk hidup.
Yang dimaksud katalis dalam hal
ini adalah kemampuan enzim
dalam membantu mempercepat
reaksi kimia tanpa ikut bereaksi
atau terpengaruh oleh zat kimia
tersebut.
Penyusun Enzim
Ternyata, enzim juga memiliki
sifat-sifat unik. Salah satu sifat
khasnya adalah hanya mau
mempengaruhi zat tertentu yang
disebut substrat. Dalam suatu
reaksi kimia, selain enzim yang
ikut mempengaruhi reaksi, ada
molekul yang ikut bereaksi,
disebut substrat. Sementara hasil
reaksi molekul dalam suatu
reaksi kimia, disebut sebagai
produk.
Enzim terdiri dari 2 penyusunnya,
yaitu sebagai berikut.
1. Apoenzim merupakan bagian
enzim yang tersusun dari protein
dan memiliki sifat thermolabil
(peka terhadap suhu panas).
2. Gugus prostetik atau disebut
juga kofaktor merupakan bagian
yang tidak memiliki sifat protein
dan tersusun atas koenzim (ion-
ion logam atau molekul organik).
Berbeda dengan apoenzim,
koenzim lebih tahan terhadap
suhu dan tidak mudah rusak.
Contoh koenzim yang terkenal
adalah NAD (Nikotinamid Adenin
Dinukleotida), FAD (Flavin Adenin
Dinukletotida), dan sitokrom
yang membantu proses respirasi
sel.
Sifat-Sifat Enzim
Keberadaan enzim dalam tubuh
makhluk hidup amat penting
karena memegang peranan
sebagai biokatalisator yang
mengendalikan berbagai reaksi,
seperti respirasi (pernapasan),
pertumbuhan dan
perkembangan, fotosintesis,
kontraksi otot, fiksasi,
pencernaan, dan nitrogen.
Berikut ini adalah sifat-sifat
enzim yang penting diketahui.
1. Biokatalisator, yaitu
mempercepat reaksi tanpa ikut
bereaksi.
2. Enzim merupakan senyawa
protein yang memiliki sifat
protein.
3. Mudah rusak akibat suhu panas
(rusak jika dipanasi dengan suhu
lebih dari 60 derajat celcius)
karena protein penyusun enzim
memiliki sifat thermolabil (peka
terhadap suhu panas).
4. Dalam suatu rekasi kimia, enzim
yang diperlukan sangat sedikit,
tetapi pengaruhnya terhadap
kecepatan reaksi sangat besar
(cepat) dan dapat digunakan
berulang-ulang.
5. Dapat bekerja di dalam dan di
luar sel. Contoh enzim yang
bekerja di luar sel adalah amilase
dan maltase.
6. Dalam sebuah reaksi kimia,
umumnya, enzim bekerja searah
meskipun beberapa di antaranya
mampu bekerja dalam dua arah.
Contoh reaksi searah adalah
lipase yang membantu
pembentukan lemak.
7. Umumnya, enzim mampu bekerja
dengan bantuan bahan
nonprotein yang disebut
kofaktor.
8. Bekerja di bagian yang spesifik
1 5 1