Jawabanmu

2014-09-07T17:33:26+07:00
A.      Alkana Sifat kimia 1.       Pada umumnya alkana sukar bereaksi dengan senyawa lainnya. 2.       Dalam oksigen berlebih, alkana dapat terbakar menghasilkan kalor, karbon dioksida dan uap air. 3.       Jika alkana direaksikan dengan unsur-unsur halogen (F2, Cl2, Br2, I2), atom -atom H pada alkana akan digantikan oleh atom-atom halogen. 4.       Alkana mempunyai afinitas yang kecil untuk bereaksi dengan zat lain . Oleh karena itu alkana disebut parafin (afinitas kecil). Reaksi pada alkana : 1.   Reaksi oksidasi/pembakaran CH4(g)  +  2O2(g)                   CO2(g)  +  2H2O(g) 2.   Rekasi substitusi (pertukaran) alkana oleh halogen C2H6  +  Br2                   C2H5Br  +  HBr 3.   Reaksi eliminasi (ikatan tunggal menjadi ikatan ranggkap) C2H6(g)                          CH2=CH2(g)  +  H2(g) Etana        750-9000C     Etena
Kegunaan alkana, sebagai : • Bahan bakar • Pelarut • Sumber hidrogen • Pelumas • Bahan baku untuk senyawa organik lain • Bahan baku industri
B.      Alkena Sifat kimia Alkena lebih reaktif dibandingkan alkana, karena memiliki ikatan rangkap dua C=C. Reaksi yang terjadi pada alkena : 1.   Reaksi adisi alkena (ikatan rangkap menjadi ikatan tunggal) a.       Reaksi alkena dengan halogen (halogenasi) CH2=CH2   +  Cl2                     CH2Cl-CH2Cl Etena klorin 1,2-dikloroetanaReaksi alkena dengan hidrogen (hidrogenasi) CH2=CH2(g)    +  H2(g)    katalis Ni/Pt       CH3-CH3(g) Etena etana b.      Reaksi alkena dengan hidrogenhalida/asam halida (hidrohalogenasi) Aturan Markovnikov : pada alkena tidak simetris atom H dari asam halida (HX) akan  terikat pada atom C yang mempunyai ikatan rangkap dan mengikat atom H lebih banyak. CH3CH=CH2  +  HBr      CH3CH-CH3Br 1-propen a2-bromopropana c.       Reaksi alkena dengan air (hidrasi) Alkena bereaksi dengan air membentuk alkohol. CH2=CH2(g)   +  H2O     katalis H+               CH3-CH2-OH(g) Etena 300 0C, 70 atm        etanol              d.      Reaksi alkena dengan asam sulfat (H2SO4) CH2=CH2(g)  +  H2SO4                       CH3-CH2-OSO3H + H2O             C2H5OH + H2SO4                 suhu ruang panas e.      Polimerisasi adisi pada alkena Pada senyawa alkena jika antara molekul-molekul (manomer) yang sama mengadakan reaksi adisi, maka akan terbentuk molekul-molekul besar dengan rantai yang panjang. Peristiwa ini disebut polimerisasi. Polimer-polimer sintesis banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh polimer dari alkena misalnya polietilen (plastik), polivinil klorida (pipa paralon), dan politetraetena (teflon). Polimerisasi etena : n/2(CH2=CH2)                          (CH2)n Etena katalis polietena 2.      Pembakaran alkena C2H4(g)  +  3O2(g)                     2CO2(g)  +  2H2O(g) , bersifat eksotermik 3.      Reaksi oksidasi alkena   OH- CH2=CH2   +  KMnO4                              CH2OH-CH2OH       Etena 1,2-etanadiol (etilen glikol)
Sumber alkena Alkena berada dalam jumlah kecil di alam sehingga harus disintesis melalui perengkahan /eliminasi alkana dari gas alam dan minyak bumi. C3H8(g)                     CH2=CH2(g)  + CH4(g)                  Panas
Kegunaan alkena dalam kehidupan Bahan dasar pada industri plastijk, karet sintetik, pipa (PVC = polivinilklorida), dan Teflon. Khusus etena atau etilena digunakan sebagai bahan pembuat zat-zat kimia seperti alkohol (etanol), etilena glikol, dan etil eter.
C.      Alkuna merupakan senyawa hidrokarbon tak jenuh yang memiliki 1 ikatan rangkap 3  (–C≡C–). Sifat-nya sama dengan Alkena namun lebih reaktif. Rumus umumnya CnH2n-2                                                                                                                                          Sifat kimia •     Adanya ikatan rangkap tiga yang dimiliki alkuna memungkinkan terjadinya reaksi adisi, polimerisasi, substitusi dan pembakaran. •     reaksi adisi pada alkuna. •     Reaksi alkuna dengan halogen (halogenisasi) Perhatikan reaksi di atas, reaksi pada tahap 2 berlaku aturan markonikov. •     Reaksi alkuna dengan hidrogen halida •    Reaksi di atas mengikuti aturan markonikov, tetapi jika pada reaksi alkena dan alkuna ditambahkan peroksida maka akan berlaku aturan antimarkonikov. Perhatikan reaksi berikut: •     Reaksi alkuna dengan hidrogen •     Polimerisasi alkuna •   Substitusi alkuna Substitusi (pengantian) pada alkuna dilakukan dengan menggantikan satu atom H yang terikat pada C=C di ujung rantai dengan atom lain. •     Pembakaran alkuna Pembakaran alkuna (reaksi alkuna dengan oksigen) akan menghasilkan CO2 dan H2O. •       2CH=CH + 5 O2 � 4CO2 + 2H2O
Sumber dan Kegunaan Alkuna Alkuna yang mempunyai nilai ekonomis penting hanyalah etuna (asetilena), C 2 H 2 . Gas asetilena digunakan untuk mengelas besi dan baja. Kegunaan Alkuna sebagai  :                     •   etuna (asetilena = C2H2) digunakan untuk mengelas besi dan baja. •   untuk penerangan •   Sintesis senyawa lain.
2014-09-07T17:38:22+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Alkana tidak larut di dalam air sebab termasuk senyawa nonpolar. Alkana larut di dalam pelarut nonpolar seperti karbon tetraklorida, kloroform, dan benzena.

Alkena memiliki sifat fisika yang sama dengan alkana. Perbedaannya yaitu, alkena sedikit larut dalam air. Hal ini disebabkan oleh adanya ikatan rangkap yang membentuk ikatan π. Ikatan π tersebut akan ditarik oleh hidrogen dari air yang bermuatan positif sebagian.

Alkuna sangat sukar larut dalam air tetapi larut di dalam pelarut organik seperti karbontetraklorida. Massa jenis alkuna sama seperti alkana dan alkena lebih dari air.  Titik didih alkuna mirip dengan alkana dan alkena. Semakin bertambah jumlah atom C harga Mr makin besar maka titik didihnya makin tinggi.