Jawabanmu

2014-09-07T14:15:48+07:00
USD 8,103 Miliar (Delapan koma seratus tiga miliar rupiah)
2014-09-07T14:17:23+07:00
Pemerintah mengumumkan, per 31 Mei
2011, memiliki utang US$ 201,07 miliar atau
Rp1.716 triliun dengan kurs Rp8.537 per dolar AS.
Utang ini melonjak dibandingkan posisi akhir 2010,
yang tercatat Rp1.676 triliun.
Dalam data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang
Kementerian Keuangan, utang tersebut lebih dari
setengahnya dalam bentuk Surat Berharga Negara.
"Proporsi pinjaman luar negeri sebesar 34 persen,
sedangkan SBN 65,7 persen," tulis keterangan itu,
Senin 13 Juni 2011.
Bila dilihat dari mata uang, utang tersebut
mayoritas dalam bentuk dolar AS, kecuali SBN
rupiah yang nilainya Rp955 triliun atau setara US
$112 miliar. "Catatan ini merupakan angka sangat
sementara."
Sejak 2006, outstanding utang per 31 Mei ini
merupakan tertinggi. Pada 2006, utang pemerintah
hanya US$144 miliar (Rp1.302 triliun dengan kurs
saat itu Rp9.020 per dolar AS), dan pada 2007 naik
lagi menjadi US$147 miliar (Rp1.389 triliun).
Sementara pada 2008 menjadi U$149 miliar
(Rp1.636 triliun), pada 2009 US$169 miliar (Rp1.590
triliun), dan pada 2010 naik menjadi US$186 miliar
atau Rp1.676 triliun. (umi)