Jawabanmu

2014-09-07T13:56:17+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Persahabatan yang Kekal              
         Suatu hari, hiduplah kelinci bernama dino dan kino. Mereka sudah lama berteman. Mereka selalu akrab dan saling membantu. Suatu ketika, ada kelinci bernama bino. Bino merupakan kelinci yang keren dan indah. Kino pun tertarik untuk menjadi teman-nya. Kino pun berteman dengan bino.
        
        Bino sebenarnya kelinci jahat. Dia memberitahu kino hal negatif dino. Suatu saat, dia mengadu domba dino dan kino. Dia menjelekan kino yang dibilangnya dari dino. Kino pun marah pada dino. Kino berkata pada dino “Sahabat apa kau ini, jahat sekali kau menjelekkan aku.” Dino pun bingung tapi dia tahu bahwa itu ulah bino. Akhirnya kino hanya berteman dengan bino.
           Suatu hari, mereka pergi ke tebing untuk melihat pemandangan. Kebetulan dino juga ada tetapi Dino dan bino tidak tahu. Saat berjalan, kino terpeleset dan hamper jatuh. Kino berkata “Bino, tolonglah aku!” Tetapi bino berkata “Aku tak mau menolongmu, nanti aku jatuh.” Kino berkata “Tolonglah!” Bino berkata “Selamat tinggal.” Dino yang melihat begitu, langsung sigap menolong kino. Tapi dia jatuh saat menolongnya, sedangkan kino selamat. Saat hampir mati, dia berkata “Sampai jumpa kino, aku mengasihimu.”           Seketika itu juga dino meninggal. Kino menangis dengan keras. Dia pun menyadari bahwa bino yang membuat ulah. Sejak saat itu kino berubah dan tidak mau mudah terpengaruh.

Orientasi : Suatu hari, hiduplah kelinci bernama dino dan kino. Mereka sudah lama berteman. Mereka selalu akrab dan saling membantu. Suatu ketika, ada kelinci bernama bino. Bino merupakan kelinci yang keren dan indah. Kino pun tertarik untuk menjadi teman-nya. Kino pun berteman dengan bino. 
Komplikasi :
Bino sebenarnya kelinci jahat. Dia memberitahu kino hal negatif dino. Suatu saat, dia mengadu domba dino dan kino. Dia menjelekan kino yang dibilangnya dari dino. Kino pun marah pada dino. Kino berkata pada dino “Sahabat apa kau ini, jahat sekali kau menjelekkan aku.” Dino pun bingung tapi dia tahu bahwa itu ulah bino. Akhirnya kino hanya berteman dengan bino.            Suatu hari, mereka pergi ke tebing untuk melihat pemandangan. Kebetulan dino juga ada tetapi Dino dan bino tidak tahu. Saat berjalan, kino terpeleset dan hamper jatuh. Kino berkata “Bino, tolonglah aku!” Tetapi bino berkata “Aku tak mau menolongmu, nanti aku jatuh.” Kino berkata “Tolonglah!” Bino berkata “Selamat tinggal.” Dino yang melihat begitu, langsung sigap menolong kino. Tapi dia jatuh saat menolongnya, sedangkan kino selamat. Saat hampir mati, dia berkata “Sampai jumpa kino, aku mengasihimu.”         
Resolusi :
Seketika itu juga dino meninggal. Kino menangis dengan keras. Dia pun menyadari bahwa bino yang membuat ulah.
Koda :

Sejak saat itu kino berubah dan tidak mau mudah terpengaruh. ..

1 2 1
2014-09-07T14:00:44+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Pada jaman dahulu tuan Serigala dan nyonya Bangau berteman, mereka selalu menghabiskan waktu bersama, pada suatu hari tuan Serigala mengundang nyonya Bangau untuk makan siang di rumahnya.

“Saya harap anda datang, nyonya Bangau” kata tuan Serigala. “Saya akan menyediakan daging yang lezat”. Nyonya Bangau menerima undangan itu dan pergi mengunjungi tuan Serigala. tuan Serigala telah membuat kasha yang lezat dan di sajikan di piring yang lebar.

Nyonya Bangau mematuk-matuk piring itu dengan paruhnya yang panjang, tetapi dia tidak bisa menggigit kasha itu. sampai kepalanya terpatuk tetapi masih juga nyonya bangau tidak dapat menggigit kasha.

Sementara itu tuan Serigala memakan kasha dengan lahap sampai tandas. setelah kasha habis tuan Serigala berkata “sangat menyenangkan makan siang bersama anda, saya harap kita bisa makan bersama lagi.”, “Terima kasih atas makan sianya tuan Serigala” jawab nyonya Bangau. “Besok anda harus datang ke rumah saya untuk makan siang”. “Saya akan datang” balas tuan Serigala.

Esoknya ketika tuan Serigala datang ke rumah nyonya Bangau, dia mencium aroma yang lezat, dalam hati tuan Serigala berpikir “Bau lezat apakah ini?? pasti makanan enak. Ketika nyonya Bangau menyajikan makanan, dia meletakkannya di pot yang berleher panjang dan bermulut sempit. “Jangan malu-malu tuan Serigala” nyonya bangau mempersilahkan.

Tuan Serigala berusaha memasukkan cakarnya ke dalam pot, tetapi sepertinya tidak berhasil, kemudian dia berusaha dengan menggunakan hidungnya, hasilnya nihil dia hanya bisa mencium bau makanan lezat itu. Kemudian nyonya Bangau memasukkan paruhnya yang panjang ke dalam pot dan memakan semua hidanagn lezat itu.

Ketika makanan sudah habis, nyonya Bangau berkata “Sangat menyenangkan anda bisa mengunjungi saya, semoga kita bisa melakukan lagi dengan segera”. tuan Serigala sangat malu dan marah mendengarkan kata-kata nyonya Bangau. kemuadian tanpa mengucap sepatah kata tuan Serigala pergi.

Sejak saat itulah Bangau dan Serigala bermusuhan.