Jawabanmu

Jawaban paling cerdas!
2014-09-07T13:26:37+07:00
Sebutan untuk kota pusat perdagangan, pemerintahan, politik, ekonomi, kemasyarakatan, kebudayaan, dan kekuasaan Belanda di Hindia Belanda. Penyebutan tersebut selama tiga setengah abad, sejak didirikan Jan Pieterzoon Coen tahun 1619 hingga 10 Desember 1942. Nama ini dipilih untuk mengenang suku bangsa Germania yang disebut oleh C. J. Caesar dalam bukunya Bellum Gallicum (50 SM) - yaitu Batavir yang menghuni daerah di sekitar mulut Sungai Rhein, yang dianggap leluhur orang Belanda. Nama Batavia baru disahkan pada tahun 1620, perihal yang tidak disukai Coen karena ia ingin menamakan kota ini Nieuw Hoorn (Hoorn Baru), sesuai nama kota kelahirannya di Belanda. Namun penguasa yang lebih tinggi di Belanda menamakan tempat itu Batavia.

Sebelumnya orang pribumi menyebut daerah itu Jayakarta. Sejarahnya berawal dari tahun 1611, ketika orang Belanda berhasil membangun sebuah pos perdagangan di wilayah itu. Kesultanan Banten, yang berkuasa tidak senang dengan kehadiran orang Belanda ini, akibatnya timbul pertikaian dan pertempuran pun terjadi. Pada bulan Januari 1619, Coen kembali ke Jayakarta dengan 17 kapal perang dan tanggal 30 Mei 1619 Jayakarta akhirnya dapat dikuasai. Setelah Belanda mengalahkan Inggris, Coen memutuskan menjadikan Jayakarta sebagai pusat perdagangan dan kekuasaan Belanda di Hindia Belanda dan mengganti namanya menjadi Batavia. Setelah itu mulailah VOC membangun sebuah pemukiman baru di atas reruntuhan kota yang ditinggalkan oleh penghuninya. Dalam membangun kembali kota , Coen mulai dengan membangun benteng untuk menggantikan benteng lama (Fort Jacatra) dan diberi nama Kasteel Batavia, luasnya sekitar 9 kali benteng lama dengan bentuk tidak banyak berbeda dengan benteng lama.

***semoga bisa membantu*** ***maaf jika salah***
1 5 1