Jawabanmu

2014-09-06T21:27:49+07:00
 Homo Wajakensis
Fosil manusia purba jenis homo adalah jenis manusia modem. Jenis Homo mempunyai • ciri-ciri sebagai berikut. 1) Ciri-ciri tubuh lebih maju dari pada Pithecanthropus. 2) Volume otak lebih besar, yaitu berkisar 1.000 - 2.000 cc dengan rata-rata 1.350 -1.450 cc. 3) Alat penggunyah, rahang, gigi, dan otot tengkuk sudah mengecil. 4) Otak besar dan kecil sudah berkembang terutama kulit dan otaknya. 5) Berjalan lebih tegak. 6) Tinggi badan 130-210 cm dengan berat badan 30-150 kg. 7) Muka tidak terlalu menonjol ke depan. 8) Tulang tengkorak mulai membulat. 9) Berkemampuan membuat peralatan dari batu dan tulang meskipun masih sederhana. Pada tahun 1889, Van Reitshoven menemukan fosil manusia purba jenis Homo di daerah Wajak dekat Campur Darat, Tulungagung (Jawa Timur). Temuan ini diselidiki pertama kali oleh Eugene Dubois yang berupa ruas leher dan tengkoraknya, rahang atas bawah, tulang kering, serta tulang paha. Penemuan fosil manusia purba di daerah Wajak ini dinamakan Homo Wajakensis atau manusia dari Wajak. Homo Wajakensis ini mempunyai tingkatan lebih tinggi daripada Pithecarithropus Erectus dan tergolong dalam jenis Homo Sapiens. Manusia jenis homo dari Wajak termasuk ras yang masih sulit ditentukan karena ia memiliki ciri-ciri ras Mongoloid dan juga Austromelanesoid atau mungkin berasal dari subras Melayu Indonesia dan turut berevolusi menjadi ras Austro Melanesia sekarang. Ras Wajak ini mungkin meliputi juga manusia yang hidup sekitar 25.000 - 40.000 tahun yang lalu di Asia Tenggara, seperti manusia Niah di Serawak (Malaysia) dan manusia Tabon di Pulau Palawan (Filipina). Di Cina Selatan juga pernah ditemukan fragmen rahang atas yang menyerupai manusia Wajak. Temuan manusia Wajak menunjukkan bahwa sekitar 40.000 tahun yang lalu di Indonesia sudah didiami oleh manusia jenis Homo Sapiens yang rasnya sukar dicocokkan dengan ras-ras pokok yang ada sekarang. Dengan demikian, manusia Wajak dapat dianggap sebagai ras sendiri, yaitu subras Melayu Indonesia.