- Siklus pendek : penguapan dari air laut => kondensasi => awan => turn hujan (di laut)
-Siklus sedang : penguapan dari air laut => kondensasi => awan => hujan (di sungai (darat))
-Siklus panjang : penguapan di laut => kondensasi => kristal-kristal es (sublimasi) => hujan salju => jatuh di darat dan menjadi gletser (es)
siklus pendek : pertama tama penguapan air laut (evaporasi ) lalu kondensasi awan dan turunlah hujan dilaut
siklus sedang : penguapan air laut (evaporasi ) lalu terjadi kondensasi awan turunlah hujan di darat lalu air mengalir hingga ke laut
Kesimpulannya: siklus pendek dari laut jatuh kelaut, siklus sedang dari laut jatuh ke darat, siklus panjang dari laut jatuh ke darat dengan berupa gletser (es)

Jawabanmu

2014-02-26T16:21:43+07:00
Seluruh wilayah pada permukaan perairan bumi seperti sungai, danau, laut akan menguap ke udara karena panas matahari.Uap air kemudian naik terus ke atas kemudian menyatu dengan udara.Suhu udara yang semakin tinggi akan membuat uap air itu melakukan kondensasi atau menjadi embun, yang menghasilkan titik-titik air yang berbentuk kecilSuhu yang semakin tinggi membuat butiran uap yang menjadi embun tersebut  semakin banyak jumlahnya, yang kemudian berkumpul membentuk awan.Awan kemudian terus berwarna menjadi kelabu dan gelap yang dikarenakan butiran airnya sudah terkumpul dalam jumlah banyak.Lalu suhu yang sangat dingin dan semakin berat, membuat  butiran-butiran tersebut akan jatuh ke bumi yang dinamakan hujan.Siklus terjadinya hujan tersebut adalah muktlak terjadi setiap tahunnya, karena tidak bisa dipungkiri bahwa air merupakan sumber daya alam yang sangat penting untuk kelangsungan makhluk hidup dan karena manfaat air bagi kehidupan akan mempengaruhi perkembangan bumi termasuk pada jenis biota laut seperti ikan hias air tawar, terumbu karang, dan sebagainya. Proses Terjadinya Hujan Awan pada proses terjadinya hujan akan membedakan jenis hujan yang terjadi di setiap wilayah. Hal ini karena proses pembentukan awan pada siklus terjadinya hujan dibedakan berdasarkan lapisannya menjadi seperti berikut : Sirus - adalah lapisan yang paling atas yang bentuknya seperti serabut halus berwarna putih. Pada awan ini, akan membentuk menyerupai kristal es di langit, jika sedah terbentuk seperti itu biasanya hujan akan turun.Cumulus – pada lapisan kedua ini, akan membentuk yang biasanya seperti gumpalan putih lembut yang menandakan kalau cuaca akan panas serta kering. Namun ada juga yang bisa muncul dengan warna hitam yang menandakan akan turun hujan disertai angin, petir dan guruh.Stratus – merupakan lapisan yang menempati lapisan paling rendah di langit yang membuatnya letaknya dekat dengan permukaan bumi. Jika awan stratus kemudian berubah warna menjadi abu-abu, hal ini menandakan bahwa awan ini sudah mengandung butiran hujan yang siap diturunkan. Proses Terjadinya Hujan Di Indonesia Di Negara Indonesia sendiri pengaruh terhadap curah hujan yang tinggi yakni suhu daerah khatulistiwa yang lebih tinggi, akan menyebabkan banyak terjadinya penguapan. Kemudian cuaca yang semakin dingin, akan mempercepat proses terjadinya hujan karena penguapan yang lebih cepat menjadi embun yang kemudian membuat hujan zenithal yang banyak terjadi di daerah khatulistiwa.
1 5 1
2014-02-26T16:22:50+07:00
Air dari sumber mata air menguap =>kemudian menjdai uap air dan awan=>awan terlalu penuh dgn uap air =>hujan