Jawabanmu

2014-02-26T10:30:34+07:00
Setrika listrik komponen utamanya adalah koil (lilitan kawat yang dililitkan pada selempeng asbes/bahan lain yang tahan panas). Listrik dialirkan kekawat tersebut sehingga akan memanas. Bila setrika tidak ada saklar otomatisnya (prinsip kerja bimetal) maka biasanya lilitan tersebut sampai terlalu panas dan membara bisa sampai putus. Panas dari lilitan tadi akan tertransfer ke permukaan bawah setrika sehingga kita bisa menyetrika. Jadi bimetal dalam setrika akan selalu bekerja ketika lampu setrika menyala berarti bimetal menyala dan listirk dialirkan, sedangkan saat lampu setrika mati listrik tidak mengalir namun bimetal masih panas dan nanti ketika bimetal mulai mendingin (menyusut) lampu setrika kembali menyala begitu seterusnya.
1 1 1
2014-02-26T10:34:01+07:00
Bimetal adalah sensor suhu atau sensor temperatur yang sangat populer digunakan karena kesederhanaan yang dimilikinya. Bimetal biasa dijumpai pada peralatan listrik seperti setrika listrik dan lampu dimer atau lampu penerangan daya besar. Bimetal adalah sensor suhu yang terbuat dari dua buah lempengan logam yang berbeda koefisien muainya (α) yang direkatkan menjadi satu.
Bila suatu logam dipanaskan maka akan terjadi pemuaian, besarnya pemuaian tergantung dari jenis logam dan tingginya temperatur kerja logam tersebut. Bila dua lempeng logam saling direkatkan dan dipanaskan, maka logam yang memiliki koefisien muai lebih tinggi akan memuai lebih panjang sedangkan yang memiliki koefisien muai lebih rendah memuai lebih pendek. Oleh karena perbedaan reaksi muai tersebut maka bimetal akan melengkung kearah logam yang muainya lebih rendah. Dalam aplikasinya bimetal dapat dibentuk menjadi saklar Normally Closed (NC) atau Normally Open (NO).