Jawabanmu

2014-09-05T20:47:38+07:00
Sebagian orang percaya
bahwa langit itu berlapis tujuh. Ini
ada kaitannya dengan tujuh
benda langit yang memiliki jarak
yang berbeda. Maksudnya benda
yang lebih cepat jaraknya
dianggap lebih dekat jaraknya,
lalu akan digambarkan seolah-
olah benda-benda tersebut
berada pada lapisan langit yang
berbeda-beda dan mereka
mengelilingi bumi yang berada di
tengah-tengah.
Di langit pertama ada Bulan,
benda langit yang bergerak cepat
sehingga dianggap
paling dekat. Langit yang kedua
ditempati Merkurius (bintang
Utarid), Venus (bintang Kejora)
berada ditempat ketiga.
Kemudian Matahari di posisi
empat. Dilangit kelima ada Mars
(bintang Marikh) langit ke enam
ada Jupiter (bintang Musytari) dan
yang ketujuh ada Saturnus
(bintang Ziarah)
Inilah keyakinan lama yang
menganggap Bumi sebagai pusat
semesta. Orang-orang dahulu
(khususnya Romawi dan Yunani)
juga
percaya bahwa ketujuh
benda langit itu adalah
dewa-dewa yang
memengaruhi kehidupan di
Bumi. Pengaruhnya
bergantian dari jam ke jam,
dengan urutan mulai dari yang
terjauh (menurut pengetahuan
mereka) yaitu Saturnus, sampai
yang
terdekat yakni Bulan.
Pada jam 00.00, Saturnus-lah yang
dianggap berpengaruh pada
kehidupan manusia. Karena
itu, hari pertama disebut Saturday
(hari Saturnus) dalam bahasa
Inggris, atau
Sabtu dalam bahasa
Indonesia.
Ternyata, jika kita menghitung
hari sampai
tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari
tahun 1, memang jatuh pada hari
Sabtu.
Bila diurut selama 24 jam, jam
00.00 berikutnya jatuh
pada Matahari. Maka jadilah hari
itu sebagai hari Matahari (Sunday)
Setelah Sun's day adalah Moon's
day (Monday) Hari berikutnya
adalah Tiw's day (Tuesday) Tiw
adalah nama Anglo-Saxon untuk
Dewa
Mars (dewa perang Romawi
kuno) Berikutnya adalah
Woden's day (Wednesday)
Woden adalah nama Anglo-Saxon
untuk Dewa Merkurius (dewa
perdagangan Romawi kuno)
Berikutnya lagi Thor's day
(Thursday) Thor adalah nama
Anglo-Saxon untuk Dewa Jupiter
(dewa Petir,
raja para dewa Romawi)
Terakhir adalah Freyja's
day (Friday) Freyja adalah nama
Anglo-Saxon untuk Dewi Venus
(dewi kecantikan Rowawi kuno)
Jumlah hari yang ada tujuh itu,
dalam bahasa Arab, nama-nama
harinya disebut
berdasarkan urutan: satu, dua,
tiga, sampai tujuh.
Yakni ahad, itsnain,
tsalatsah, arba 'ah,
khamsah, sittah, dan sab'ah.
Bahasa Indonesia mengikuti
penamaan Arab ini,
sehingga menjadi Ahad,
Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum 'at,
dan Sabtu.
Hari keenam disebut secara
khusus: Jum 'at, sebab itulah
penamaan yang diberikan Allah di
dalam Al-
Qur 'an, yang menunjukkan
adanya kewajiban shalat Jum'at
berjamaah. Penamaan Minggu
berasal
dari bahasa Portugis,
(Dominggo) yang berarti
hari Tuhan. Ini berdasarkan
kepercayaan Kristen bahwa pada
hari itu Yesus bangkit.
Tetapi, Islam tidak
mempercayai hal itu
(berbeda agama maka beda pula
cerita yang diceritakan
agama masing-masing)
sehingga Islam lebih
menyukai pemakaian "Ahad"
daripada "Minggu" namun
pada zaman sekarang
orang Islam pun cenderung
menyebutnya "Minggu"
Dan Kenapa Hari Minggu
Selalu Libur?
Tiap bangsa punya tradisi libur
yang berbeda. Bangsa
Arab menganggap hari
Jum’at adalah hari untuk Ibadah
sehingga bangsa Arab libur. Lain
lagi bangsa Yahudi yang
menganggap hari sabtu adalah
hari ibadah, sehingga mereka
libur pada hari Sabtu.
Tradisi libur di hari Minggu
berasal dari tradisi Romawi
Kuno di Italia. Pada saat itu orang
Romawi Kuno
beribadah di hari Minggu.
Oleh kerena itu,orang
Romawi libur di hari Minggu.
Selain itu, orang Romawi libur di
hari minggu. Selain itu, orang
Romawi selalu menandai hari
libur dan hari penting lainnya
dengan warna merah.
Waktu itu orang Romawi
menguasai banyak Negara di
Eropa. Kekuasaan Romawi
sampai Belanda, Inggris,
Prancis, Jerman, dan lain-lain.
Tradisi libur di hari Minggu
kemudian diterapkan di Negara-
Negara jajahan
Romawi. Termasuk Negara
Belanda. Negara Belanda
kemudian menjajah Indonesia
selama 350 tahun.
Orang- orang Belanda di
Indonesia menerapkan
tradisi libur di hari Minggu.
Sampai sekarang, tradisi
libur di hari Minggu masih dipakai
di Indonesia.
Alasannya, selama 6 hari orang
sudah bekerja keras dan perlu
libur. Pemerintah
Indonesia menetapkan hari
Minggu sebagai libur
Nasional. Kalender
Indonesia juga mewarnai hari
libur lainnya dengan warna
merah. Tradisi libur
di hari Minggu tetap dipakai di
banyak Negara sampai
sekarang. Termasuk juga
menandai tanggal- tanggal
penting dengan warna
merah.

2014-09-05T20:48:28+07:00
Karena dari hari senin menuju ke hari minggu terdapat 6 hari diantaranya hari selasa, rabu, kamis, jum'at, dan juga sabtu. sedangkan minggu ke senin tidak terdapat hari apapun di dalamnya :v
1 1 1