Jawabanmu

2014-09-05T19:35:45+07:00
Batas laut suatu negara dapat ditinjau berdasarkan beberapa ketentuan: 
1. Batas laut teritorial, merupakan wilayah kedaulatan suatu negara pantai yang meliputi ruang udara, laut, dan tanah di bawahnya, sejauh 12 mil laut diukur dari garis pangkal daratan terluar. 
2. Batas zona tambahan, merupakan wilayah perairan laut yang terbentang sampai 12 mil laut di luar laut teritorial atau 24 mil laut diukur dari garis pangkal daratan terluar. 
3. Batas perairan ZEE, merupakan wilayah perairan laut di luar dan berdampingan dengan laut teritorial. Memiliki lebar 200 mil laut dari garis pangkal daratan terluar. Merupakan kedaulatan suatu negara pantai untuk melakukan eksplorasi, konservasi, dan pemanfaatan sumber daya alam yang ada di dalamnya. 
4. Batas landas kontinen, merupakan wilayah perairan laut dan tanah di bawahnya yang menyambung dari laut teritorial negara pantai, yang menjadi kelanjutan alamiah dari wilayah daratannya sampai ujung terluar tepian kontinen (continental shelf break). 

Yang menarik dalam penetapan batas laut suatu negara adalah ketentuan no-3, yang merupakan perwujudan dari Deklarasi Djuanda, yang diusulkan Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja pada 13 Desember 1957, yang selanjutnya diadopsi PBB ke dalam United Nations Convention On The Law of The Sea/UNCLOS 1982. Saat ini tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Nusantara. 

Peliknya penetapan batas wilayah laut suatu negara sangat terkait dengan posisi geografis masing-masing negara serta kesepakatan dalam menentukan titik-titik acuan sebagai garis pangkal daratan terluar. Penetapan garis/titik pangkal tidak bisa dilakukan serampangan karena menyangkut kedaulatan suatu negara dan martabat bangsa. 

Garis pangkal terluar ditetapkan berdasarkan jarak antara dua titik berdekatan, yang jika ditarik garis lurus memiliki panjang maksimal 100 mil laut. Secara ilmiah, umumnya titik pangkal suatu negara terdapat di titik terluar suatu pulau terluar dari sebuah negara serta idealnya ditetapkan berdasarkan kondisi air surut terendah (the lowest low tide). Tak jarang, kondisi tersebut hanya berlangsung setiap 18,6 tahun sekali. Khusus untuk Indonesia, kita memiliki 92 pulau terluar yang berbatasan langsung dengan 10 negara dan pemerintah telah menetapkan (juga mengusulkan ke PBB) 193 titik pangkal sebagai acuan batas kedaulatan nusantara