Jawabanmu

2014-09-05T18:33:57+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
  1. Perlunya Ideologi dan Dasar Negara bagi Suatu Negara

a) Pengertian Ideologi

Ideologi berasal dari idea (Inggris) yang artinya gagasan, pengertian. Ideo juga berasal dari kata oida (Yunani)= mengetahui, melihat dengan budi dan Logi berasal dari logos = pengetahuan. Jadi, Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang ide-ide, gagasan-gagasan atau pengertian-pengertian dasar.

Istilah Ideologi pertama kali dikemukakan oleh Destutt de Tracy seorang Perancis pada tahun 1796. Menurut Tracy, Ideologi adalah ‘science of ideas’, suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Perancis.

Pengertian Ideologi yang lainnya yaitu sebagai berikut:
· Ideologi adalah pandangan hidup yang dikembangkan berdasarkan kepentingan golongan atau kelas sosial tertentu dalam bidang politik atau sosial ekonomi. (Karl Marx)
· Ideologi adalah seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas yang dijadikan pedoman dan cita-cita hidup. (Gunawan Setiardjo)
· Ramlan Surbakti mengemukakan:

o Ideologi secara fungsional diartikan seperangkat gagasan tentang kebaikan bersama atau tentang masyarakat dan negara yang dianggap paling baik. Pengertian ini digolongkan menjadi 2, yaitu Ideologi yang doktriner (ajaran-ajaran yang terkandung dirumuskan secara sistematis, dan pelaksanaanya diawasi secara ketat oleh aparat partai atau pemerintah )dan Ideologi yang pragmatis (ajaran-ajaran yang terkandung dirumuskan secara umum, hanya prinsip-prinsipnya, dan Ideologi itu disosialisasikan secara fungsional melalui kehidupan keluarga, agama dan politik, serta dilaksanakan dengan pengaturan pelembagaan (internalization). Contoh doktriner: komunisme, dan contoh pragmatis: individualisme atau liberalisme.

o Ideologi secara struktural diartikan sebagai sistem pembenaran, seperti gagasan dan formula politik atas setiap kebijakan dan tindakan yang diambil oleh penguasa.
Jadi, dapat disimpulkan secara umum bahwa Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan, ide-ide, keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis, yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia.
Ideologi dalam arti cita-cita negara mempunyai ciri sebagai berikut:
1. Mempunyai derajat yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan;
2. Mewujudkan suatu asa kerokhanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban.
Semakin mendalam kesadaran ideologis seseorang, maka akan semakin tinggi pula komitmennya untuk melaksanakannya.

b) Pentingnya Ideologi bagi Suatu Negara

Jika menengok sejarah kemerdekaan negara-negara dunia ketiga, Ideologi dimaknai sebagai keseluruhan pandangan, cita-cita, nilai, dan keyakinan yang ingin mereka wujudkan dalam kenyataan hidup yang nyata. Pentingnya Ideologi bagi suatu negara juga terlihat dari fungsi Ideologi itu sendiri, yaitu membentuk identitas atau ciri kelompok atau bangsa.

Apabila dibandingkan dengan agama, agama berfungsi juga mempersatukan orang dari berbagai pandangan hidup bahkan dari berbagai Ideologi. Sebaliknya Ideologi mempersatukan orang dariberbagai agama. Oleh karena itu, Ideologi berfungsi untuk mengatasi berbagai pertentangan (konflik) atau ketegangan sosial, sebagai pebentuk solidaritas (rasa kebersamaan) dengan mengangkat berbagai perbedaan ke dalam tata nilai yang lebih tinggi.

c) Pengertian Dasar Negara

Dasar negara adalah landasan kehidupan bernegara. Dasar negara bagi suatu negara merupakan suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara. Dasar negara bagi suatu negara amat penting. Negara tanpa dasar negara berarti negara tersebut tidak memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, maka akibatnya negara tersebut tidak memiliki arah dan tujuan yang jelas, sehingga memudahkan munculnya kekacauan.

Dasar negara sebagai pedoman hidup bernegara mencakup cita-cita dan tujuan negara serta norma bernegara.

2. Latar Belakang Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara

a) Sejarah Lahirnya Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara


Ideologi dan dasar negara kita adalah Pancasila, yang terdiri dari 5 sila.

Pancasila
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia