pemerintah pendudukan jepang mengembangkan pendidikan yang tidak diskriminatif. semua anak Indonesia boleh mengenyam pendidikan yang diselenggarakan pemerintah. rakyat dari berbagai lapisan berhak memasuki pendidikan formal. jenjang pendidikan formal pada zaman Jepang antara lain SD 6 tahun, SMP 3 tahun, SMP 3 tahun. pemerintah Indonesia masih melanjutkan pendidikan warisam Jepang.

Jawabanmu

2014-09-05T16:22:02+07:00
Sembunyi" mngkin atau gk ,yg pnya bnyak uang keluar dari wilayah indonesia untuk pendidikan yg lbih tinggi..........
2014-09-05T16:25:13+07:00
Pada masa kependudukan jepang, Jepang menghapus sistem pendidikan yg diterapkan Belanda. Lalu, jepang menerapkan:
(1) Pendidikan Dasar (Kokumin Gakko / Sekolah Rakyat). Lama studi 6 tahun. Termasuk SR adalah Sekolah Pertama yang merupakan konversi nama dari Sekolah dasar 3 atau 5 tahun bagi pribumi di masa Hindia Belanda.
(2) Pendidikan Lanjutan. Terdiri dari Shoto Chu Gakko (Sekolah Menengah Pertama) dengan lama studi 3 tahun dan Koto Chu Gakko (Sekolah Menengah Tinggi) juga dengan lama studi 3 tahun.
(3) Pendidikan Kejuruan. Mencakup sekolah lanjutan bersifat vokasional antara lain di bidang pertukangan, pelayaran, pendidikan, teknik, dan pertanian.
(4) Pendidikan Tinggi.Guna memperoleh dukungan tokoh pribumi, Jepang mengawalinya dengan menawarkan konsep Putera Tenaga Rakyat di bawah pimpinan Soekarno, M. Hatta, Ki Hajar Dewantoro, dan K.H. Mas Mansur pada Maret 1943.
Konsep ini dirumuskan setelah kegagalan the Triple Movement yang tidak menyertakan wakil tokoh pribumi. Tetapi PTR akhirnya mengalami nasib serupa setahun kemudian. Pasca ini, Jepang tetap merekrut Ki Hajar Dewantoro sebagai penasehat bidang pendidikan mereka.