Jawabanmu

2014-09-04T21:18:27+07:00

Ini adalah Jawaban Tersertifikasi

×
Jawaban tersertifikasi mengandung isi yang handal, dapat dipercaya, dan direkomendasikan secara seksama oleh tim yang ekspert di bidangnya. Brainly memiliki jutaan jawaban dengan kualitas tinggi, semuanya dimoderasi oleh komunitas yang dapat dipercaya, meski demikian jawaban tersertifikasi adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Dulu ada seorang nelayan yang hidup dengan istrinya di sebuah gubuk kecil dekat dengan pantai. Nelayan itu pergi memancing setiap hari. Suatu hari saat dia duduk di perahu dengan pancingnya, melihat gelombang yang berkilauan dan melihat lintasannya, tiba-tiba kail nya terseret jauh ke air. Dengan cepat dia menggulung kumparannya dan berhasil mengeluarkan ikan besar. "Wow! Ikan ini akan memberi makan kami selama beberapa hari." Terkejut, ikan itu mulai berbicara dan berkata, "Berdoalah, biarkan aku hidup! Aku bukan lah ikan sungguhan; Aku adalah seorang pangeran. Masukkan aku ke air lagi dan biarkan aku pergi! Berbahagialah o' nelayan yang baik hati." Nelayan yang heran itu dengan cepat melemparkan nya kembali dan berseru, "Aku tidak ingin menyakiti sesekor ikan yang berbicara! Pergilah ! Pergi darimana kau berasal." Ketika nelayan itu pulang, ke istrinya dia menceritakan apapun yang terjadi, bagaimana ia mendengar ikan itu berbicara dan membiarkan ikan itu pergi lagi. "Tidakkah kau meminta apapun?" kata istrinya. "Tidak, apa yang harus aku pinta?" jawab nelayan. "Aku terkejut kau tidak menyadari apa yang seharusnya kau pinta. Kita hidup sangat sengsara disini, di gubuk kotor yang buruk ini. Kita miskin dan aku sangat sengsara. Kau harus meminta pondok yang nyaman dan indah. Sekarang, kembali dan pinta ke Ikan itu jika kita ingin sebuah pondok kecil yang nyaman", kata istrinya. Nelayan itu tidak yakin tentang ini tetapi dia masih pergi ke pantai, duduk di perahunya, pergi ke tengah laut dan berkata: "O ikan yang indah dan ajaib! dengarkan permohonan saya! Istriku menginginkan apa yang tidak aku inginkan, dan ia tidak akan menyerah sampai ia mendapatkan apa yang ia inginkan, jadi, keluarlah dan bantu aku!" Ikannya tiba-tiba datang dan berenang kepadanya, dan berkata, "Baik, apa yang ia inginkan? Bagaimana aku bisa membantu istrimu itu?" "Ah!" kata nelayan, "dia berkata bahwa ketika aku menangkap mu, aku harus meminta sesuatu kepadamu sebelum aku membiarkanmu pergi. Dia tidak suka hidup di gubuk kecil kami, dan ia ingin sebuah pondok kecil yang nyaman." "Pulanglah" kata ikan, "Dia sudah di pondok!" sehingga nelayan itu pulang dan melihat istrinya berdiri di pintu pondok kecil yang indah. "Masuklah, masuklah! Lihatlah pondok indah yang kita miliki." Semua berjalan baik untuk sementara waktu, dan kemudian suatu hari istri nelayan berkata, "Suamiku, disini tidak cukup ruang untuk kita di pondok ini, kembali lah ke ikan itu dan katakan untuk menjadikanku seorang ratu." "Istriku," kata nelayan, "Aku tidak ingin kembali lagi padanya. Mungkin dia akan marah. Kita seharusnya senang dengan apa yang Ikan berikan kepada kita dan jangan serakah." " Omong kosong!" kata sang Istri; "Ikan itu akan melakukannya dengan rela, aku tahu. Pergi dan cobalah!" dengan berat hati nelayan itu pun pergi ke tangah laut dan berseru: "O ikan yang indah dan ajaib! Dengarkan permohonan saya! Istriku menginginkan apa yang tidak aku inginkan, dan dia tidak akan menyerah sampai ia mendapatkan apa yang ia inginkan, jadi keluarlah dan bantu aku!"