Jawabanmu

2014-02-25T14:16:03+07:00
Kerajaan Mataram Islam yang didirikan oleh panembahan senopati pada tahun 1575 mencapai puncak kejayaanya pada masa pemerintahan Sulatan Agung (1613-1645 ). Pada masa pemerintahan Sultan Agung, raja ketiga dimataram, wilayah kekuasaan kerajaan telah meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian dari Jawa Barat. Setelah berakhirnya perang giyanti tahun 1775 kerajaan Mataram dipecah menjadi dua bagian: kerajaan Surakarta dan Yogyakarta. Malahan tahun 1757 dan 1813 wilayah ini terpecah lagi dengan munculnya kekuasaan Mangkunegara dan Pakualam.Dalam pemerintahan kerajaan Mataram sudah jelas bahwa raja adalah pemegang kekuasaan tertinggi yang kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat-pejabat kerajaan yang diserahi tugas-tugas tertentu. Adapun pejabat-pejabat dibawah raja ada hubungannya dengan pembagian wilayah, terbagi menjadi dua jabatan pokok, yaitu jabatan pemerintah didalam istana ( pemerintahan lebet ) dan jabatan pemerintahan diluar istana ( pemerintahan jawi ). Untuk pemerintahan dalam istana ada empat orang pejabat penting yang yang disebut “wedana lebet” ( wedana dalem ). Mereka adalah “wedana gedong kiwa”, wedana gedong tengen, wedana keparak kiwa, dan wedana keparak tengen. Diatas jabatan wedana yang empat ini ada lagi jabatan yang lebih tinggi yang mengkoordinasi keempatnya yang dipegang oleh seorang pejabat tinggi yang disebut patih lebet ( patih dalem ). Untuk mengurusi pemerintahan dikutagara, raja mataram mengangkat dua orang pejabat penting yang disebut tumenggung ini bertanggung jawab langsung kepada raja. Keempat wedana dan dua tumenggung merupakan pejabat penting kerajaan dan mereka itu menjadi anggota dewan tertinggi kerajaan. Wilayah negara agung dibagi menjadi delapan daerah yaitu wedana bumi, wedana bumijo, wedana sewu, wedana numbak anyar, wedana siti ageng kiwa, wedana siti ageng tengen, wedana panumping, dan wedana panekar.
1 5 1