Asap beracun

Apa yang kau rasa
Panas,sesak yang kau rasa
Entah apa yg terjadi
Kabut beracun disana-sini

Malangnya lingkungan ini
Kini telah teracuni
Aku tak tau lagi apa yang terjadi nanti
Apa semua akan mati

Disini racun
Disana racun
Apa yang kau hirup racun
Apa asap ini asap racun

Si hijau itu sudah rusak
Dan asap racun terus menyerang
Apa pahlwan hijau kita sudah mati

Jawabanmu

2014-02-25T09:45:57+07:00
LUDAH YANG KERING

Lihatlah!
masih adakah hati yang berisi?
ketika logika sudah berbau terasi
ketika nurani kian ter-erosi..
di kilatan hujan pesona yang tidak kunjung basi

Lihatlah!
Dendang-an birokrat dan wakil berdasi..
penuh kegiatan sinetron mengejar kursi
Ketika tikus sibuk pesta korupsi
kucing justru giat pamer gusi...
terbuai diempuknya jok mercy

Lihatlah!
Gempita riuhnya demokrasi
menumbuhkan nurani yang semakin membesi
saat Rakyat butuh nasi..
namun justru di kremasi

Ah, sudahlah!
ini bukan Demonstrasi. .
ini juga bukan mosi...
ini hanyalah puisi...
dari yang hidup namun sesungguhnya mati
2014-02-25T09:49:36+07:00
Hancurnya Partai Indonesia punya banyak sekali partai Tetapi sayangnya Banyak partai yang miskin figur
Banyak partai yang miskin institusi
Banyak partai miskin ide
Banyak partai miskin kerja


Tetapi aku berpikir dan berpendapat
Lebih baik partai dibuat dua saja
Kemudian Tingkatkan kualitas pemerintahanya
Biarlah partainya sedikit
Tapi institusinya lengkap dan berkualitas.

Biarlah partainya sedikit
Yang penting sembako murah
Biarlah partai sedikit
Penting negara tak punya hutang
Biarlah partai sedikit penting sekolah murah
Biarlah partai sedikit
Tapi di pegang tokoh berkualitas
Biarlah partai sedikit
Asal kadernya dapat produktif dan kreatif
Biarlah partai sedikit
Asal tidak korupsi